Minggu, 19 Mei 2024

MAN 2 Kulon Progo Bagikan Rapor Peserta Didik Program SKS Percepatan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo-MANDAKU). MAN 2 Kulon Progo membagikan Laporan Capaian Pembelajaran (rapor) Semester 2 untuk para peserta didik Kelas XB Program SKS Percepatan. Mereka dinyatakan telah menyelesaikan materi pelajaran semester 2. Pembagian rapor dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Unit 2 atau lebih sering disebut Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo di Jalan Pahlawan Panjatan-Wates Kulon Progo, Kamis (4/5/2023).

Laporan Capaian Pembelajaran diserahkan oleh Pembimbing Akademik (PA) kepada 22 orang tua atau wali peserta didik. Pembagian rapor tersebut juga dihadiri Kepala MAN 2 Kulon Progo, Wakil Kepala bidang Kurikulum, Penasehat Akademik, dan Koordinator Penyelenggara Sistem Kredit Semester (SKS).

Saat menyampaikan sambutan, Kepala MAN 2 Kulon Progo, Hartiningsih, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran para orang tua atau wali peserta didik karena telah memenuhi undangan dari madrasah. Ia juga mengucapkan ucapan selamat Idul Fitri dan menyampaikan permohonan maaf bila madrasah dalam memberikan pelayanan kepada para peserta didik masih banyak kekurangan.

Hartiningsih mengungkapkan bahwa MAN 2 Kulon Progo ditunjuk sebagai madrasah penyelenggara program SKS sekaligus sebagai pilot projek pelaksana Kurikulum Merdeka. Pada Tahun Ajaran 2022/2023 ini MAN 2 Kulon Progo bersungguh-sungguh menjalankan amanah yang didasarkan pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2852 Tahun 2019 tetang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan SKS Madrasah Aliyah tersebut.

Hartiningsih menegaskan bahwa SKS bukan sistem kebut semalam, tetapi SKS identik dengan percepatan proses belajar dengan tidak mengurangi waktu atau lamanya seorang siswa belajar. “Sekali lagi, SKS bukan mempersingkat waktu belajar, dari tiga tahun menjadi dua tahun,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa apabila seorang peserta didik mampu menyelesaikan materi mata palajaran tertentu dalam waktu sebulan, maka ia mempunyai senggang waktu untuk memperdalam pelajaran lain sesuai denga potensi yang bersangkutan. “Waktu belajar setiap semesternya ada enam bulan, tetapi bila peserta didik mampu menyelesaikan waktunya dalam empat bulan, maka ia diperkenankan untuk mengambil materi pelaran semester berikutnya. Kesimpulannya selama 10 bulan ini, putra-putri Bapak Ibu sudah menyelesaikan 2 semester,” terangnya.

Hartiningsih menyatakan bahwa program SKS ini adalah salah satu bentuk layanan prima yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki potensi-potensi berlebih para peserta didik. Madrasah memiliki guru yang mempunyai semangat dan motivasi tinggi. Madrasah juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung para peserta didik istimewa ini.

Hartiningsih menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan wali peserta didik atas dukungan yang diberikan kepada putra-putri mereka. “Putra-putri Bapak dan Ibu semua adalah para peserta didik yang tangguh, pantang menyerah. Ini terbukti mereka tidak hanya tekun dalam belajar, tetapi juga bisa mengimbangi teman yang lain di berbagai bidang. Dua siswa masih ngotot ikut seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten Kulon Progo dan lolos mengikuti OSN Provinsi, juga kegiatan-kegiatan yang lain. Ini semua pasti karena dukungan Bapak Ibu semua,” ungkap Aning (sapaan akrab Hartiningsih).

Sementara itu secara terpisah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Panca Kurnia Dewi, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa Pembagian Laporan Capaian Pembelajaran atau rapor kali ini untuk para peserta didik yang mampu menyelesaikan materi pelajaran lebih cepat. “Mereka mampu mneyelesaikan semester 2 hanya dalam 4 bulan. Jadi hari ini pembagian Laporan Capaian Pembelajaran semester 2. Senin, 8 Mei nanti mereka sudah memasuki semester 2,” ungkapnya.

Koordinator SKS, Sukir, S.Pd., M.Pd.Kim, M.Sc., menyampaikan waktu pelaksanaan pembelajaran semester 2 hingga semester 6. Bila para peserta didik lancar dalam mengikuti pembelajaran, para peserta didik akan mengikuti asesmen madrasah dan lulus bersamaan dengan siswa kelas XI sekarang. Acara ditutup dengan pembagian Laporan Capaian Pembelajaran oleh Penasehat Akademik atau Wali Kelas, Maritesa Harsal, S.Pd..

Siti Junaedi, orang tua peserta didik bernama Ika Desy mengatakan bahwa ia selaku orang tua selalu mendukung yang menjadi pilihan dan kemauan anaknya. “Alhamdulillah dengan program SKS ini anak saya bisa membagi waktu. Ia bisa menentukan waktu belajar, waktu bercengkerama dengan orang tua, dan kapan harus bermain dengan teman-temannya. Kami senantiasa mendukung program SKS ini, mohon kesabaran Bapak dan Ibu Guru dalam mendidik anak saya,” ia mengungkapkan dukungan dan harapannya. (giant/ast)

Bagikan pada...
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Beritahu tentang
guest

2 Comments
Terbaru
Terlama Suara Terbanyak
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
Maris
Maris
1 tahun yang lalu

Mantabbbb

Gieks
Gieks
1 tahun yang lalu

Alhmdulillah, mantab

2
0
Silakan berkomentar, kami akan sangat menyukai pemikiran Anda...x
()
x