Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Guru Sosiologi MAN 2 Kulon Progo (Mandaku), Muhammad Ridwan Aziz, tampil di hadapan dewan juri dalam tahap presentasi ajang Anugerah IPTEK Kreanova Menoreh ke-13 Tahun 2026. Kegiatan krusial ini berlangsung di Ruang Adikarto Kantor Bupati Kulon Progo pada Senin, 21 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan memaparkan karya ilmiah dan terapan unggulannya yang berjudul SIGAP MAN 2 KP (Sistem Pengaduan Perundungan Berbasis Klaster di MAN 2 Kulon Progo). Inovasi ini dirancang sebagai solusi digital yang sistematis untuk mendeteksi, memetakan, serta mencegah potensi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah secara cepat dan tepat.
Inovasi SIGAP MAN 2 KP lahir dari kepekaan seorang pendidik terhadap dinamika sosial remaja di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan berbasis klaster, sistem ini memungkinkan penanganan aduan dilakukan secara lebih terukur, inklusif, dan responsif.

Sebelum melaju ke tahap presentasi langsung ini, Ridwan telah sukses melewati tahapan seleksi administrasi dan substansi yang ketat sejak pengumuman resminya dirilis pada 15 September 2026 lalu.
“Alhamdulillah, presentasi di hadapan tim juri berjalan lancar. Inovasi SIGAP MAN 2 KP ini kami gagas agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan. Mohon doa dari seluruh civitas akademika agar langkah ini mendapat hasil terbaik bagi dunia pendidikan Kulon Progo,” ungkap Ridwan Aziz seusai kegiatan.
Langkah gemilang ini mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh dari Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I. Ia mengapresiasi dedikasi Ridwan yang tidak hanya berfokus pada pengajaran di dalam kelas, tetapi juga aktif menghadirkan solusi konkret atas isu-isu sosial remaja.
- Pembuktian Mutu Pendidik: Keberhasilan ini menunjukkan bahwa guru-guru Mandaku memiliki daya saing dan kreativitas tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Motivasi Bersama: Pihak madrasah berharap inovasi ini mampu menginspirasi tenaga pendidik lain di Kabupaten Kulon Progo untuk terus berkarya dan melahirkan solusi inovatif bagi kemajuan pendidikan.
Dengan tuntasnya tahap presentasi ini, Ridwan Aziz dan civitas akademika MAN 2 Kulon Progo kini tengah menantikan hasil akhir penjurian Anugerah IPTEK Kreanova Menoreh 2026 dengan optimisme tinggi. (gia)