Jumat, 25 September 2026

Ahmad Nasuha, Siswa MAN 2 Kulon Progo Jadi Khatib dan Imam Salat Jumat, Tampil Memukau Tegaskan Haramnya Judi Online

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Masjid An-Nur Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, Kulon Progo, menjadi saksi penampilan luar biasa dari salah satu pesertadidik. Ahmad Nasuha Kharuddin, siswa kelas XI, dipercaya bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan ibadah salat Jumat.

Ibadah salat Jumat tersebut diikuti dengan khidmat oleh jajaran guru, pegawai, serta seluruh siswa kelas X dan XI MAN 2 Kulon Progo.

Dalam khotbahnya, Ahmad Nasuha menyampaikan pesan mendalam mengenai larangan keras dan haramnya segala bentuk perjudian, termasuk maraknya praktik judi online saat ini. Ia menekankan bahwa judi dalam bentuk apa pun adalah perbuatan keji yang dilarang tegas oleh agama.

Landasan hukum mengenai haramnya judi ini ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Ma’idah ayat 90:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya meminum khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.”

Selain memaparkan dalil agama, Nasuha juga mengupas berbagai dampak buruk akibat judi, seperti kebangkrutan finansial, keretakan hubungan keluarga, gangguan mental, hingga memicu tindakan kriminal. Untuk membentengi diri agar tidak terperangkap judi, ia membagikan beberapa tips pencegahan, di antaranya meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta memanfaatkan ruang digital secara bijak dan produktif.

Penampilan cerdas dan percaya diri dari Ahmad Nasuha mendapat apresiasi tinggi dari para jamaah, khususnya tenaga pendidik. Salah satu guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MAN 2 Kulon Progo, Kalid Zamroni, S.Pd.I., memberikan pujian atas keberanian dan kualitas khotbah yang dibawakan anak didiknya tersebut.

“Penampilan Ahmad Nasuha sangat luar biasa dan matang untuk ukuran siswa kelas XI. Penguasaan materi, artikulasi, dan kedalaman materi yang disampaikan, terutama terkait isu kontekstual judi online, sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini. Ini membuktikan bahwa proses pembinaan da’i muda di madrasah kita berjalan dengan sangat baik,” ujar Kalid Zamroni, S.Pd.I., seusai pelaksanaan salat Jumat.

Kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi MAN 2 Kulon Progo dalam melatih kepemimpinan dan keterampilan berdakwah para siswanya agar siap menjadi teladan di tengah masyarakat. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Ciptakan Inovasi Pop-Up Book dan Tampil di Konferensi Internasional, Guru MAN 2 Kulon Progo Raih Nominasi Guru Inovatif MA Tingkat DIY 2026

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *