Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulon Progo sukses menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) bagi para guru mata pelajaran serta guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan asesmen berbasis komputer ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 6–9 Oktober 2026, bertempat di Ruang Komputer 1 Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.
Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan ini memegang peranan krusial dalam peta jalan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah. Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan memetakan tingkat kompetensi pedagogik serta profesional para guru mata pelajaran dan guru BK secara objektif. Data komprehensif yang diperoleh dari tes ini nantinya akan dijadikan sebagai landasan utama (baseline data) bagi Kementerian Agama maupun pihak madrasah dalam merancang program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang tepat sasaran dan berkesinambungan. Selain itu, kegiatan ini diproyeksikan untuk menjamin standar kualifikasi pendidik agar senantiasa adaptif terhadap perkembangan kurikulum dan kebutuhan peserta didik zaman sekarang.

Penyelenggaraan AKGTK ini mendatangkan beragam manfaat strategis bagi berbagai pihak. Bagi para guru, asesmen ini menjadi sarana refleksi diri untuk mengenali potensi utama sekaligus memetakan area kemampuan yang masih perlu ditingkatkan dalam mengajar maupun memberikan pelayanan bimbingan konseling. Sementara bagi madrasah, hasil asesmen memudahkan perencanaan pelatihan dan pembinaan guru secara lebih terarah. Pada akhirnya, muara dari seluruh rangkaian ini berdampak langsung pada para siswa yang akan menerima layanan pendidikan, bimbingan, dan pengajaran yang jauh lebih berkualitas dari pendidik yang makin kompeten dan profesional.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan antusiasme seluruh pendidik dalam menyukseskan agenda penting ini.
“AKGTK bukan sekadar tes formalitas, melainkan sarana evaluasi dan refleksi diri bagi kita semua sebagai pendidik. Hasil dari asesmen ini akan menjadi pijakan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di MAN 2 Kulon Progo. Saya bangga seluruh bapak dan ibu guru dapat melaluinya dengan semangat tinggi dan rasa penuh tanggung jawab,” tegas H. Riza Faozi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si., menjelaskan kelancaran teknis serta tindak lanjut dari asesmen tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan AKGTK selama empat hari di Ruang Komputer 1 berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Data kompetensi yang diperoleh dari asesmen ini akan langsung kami tindak lanjuti sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan program pemantapan kurikulum dan pelatihan guru ke depan,” tutur Kurnia Panca Dewi.
Dengan suksesnya penyelenggaraan AKGTK 2026 ini, MAN 2 Kulon Progo kembali mempertegas komitmennya untuk terus melahirkan pendidik-pendidik yang unggul, responsif, dan siap mencetak generasi islami yang berprestasi. (gia)