Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) — Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan MAN 2 Kulon Progo di Halaman Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan, pada Selasa (2/6/2026).
Upacara diikuti oleh seluruh guru, pegawai, serta siswa kelas X dan XI. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Drs. Amir Ma’ruf, M.A., selaku Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) MAN 2 Kulon Progo.

Pelaksanaan upacara didukung oleh berbagai unsur organisasi siswa. Petugas upacara berasal dari anggota ekstrakurikuler Pleton Inti Pasganeda (Pasukan Garuda Aliyah Negeri 2), sementara lagu-lagu nasional dibawakan oleh Paduan Suara Mandaku Voice. Tim kesehatan dari Palang Merah Remaja (PMR) dan Pusat Informasi Kesehatan Remaja (PIKR) turut bersiaga selama kegiatan berlangsung.

Mengawali amanatnya, Amir Ma’ruf menyampaikan salam kebangsaan yang langsung disambut meriah oleh seluruh peserta.
“Salam Pancasila!”
Dengan penuh semangat, seluruh peserta upacara menjawab,
“Salam Pancasila!”
Momen tersebut menciptakan suasana nasionalisme yang kuat sekaligus meneguhkan komitmen warga madrasah dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, Amir Ma’ruf membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.
Ia menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar momentum seremonial, melainkan pengingat bahwa Pancasila harus terus dihidupi dalam sikap, perilaku, dan budaya kerja.
“Pancasila harus menjadi fondasi dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Dengan semangat gotong royong, persatuan, dan integritas, kita wujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan berkarakter,” kutip Amir Ma’ruf saat membacakan amanat.

Usai upacara, Amir Ma’ruf menjelaskan keterkaitan peringatan Hari Lahir Pancasila dengan pembangunan Zona Integritas yang sedang dikembangkan MAN 2 Kulon Progo.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila selaras dengan semangat pembangunan Zona Integritas menuju wilayah yang bersih, akuntabel, dan melayani. Integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat gotong royong merupakan implementasi nyata nilai-nilai luhur Pancasila dalam tata kelola madrasah.
“Pembangunan Zona Integritas tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pelayanan, tetapi juga pembentukan karakter seluruh warga madrasah. Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan utama dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan melayani,” ujarnya.

Upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga akhir kegiatan. Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang Lomba Masak Nuansa Nusantara dan Lomba Kebersihan yang sebelumnya diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pembagian hadiah tersebut disambut antusias oleh para siswa dan guru. Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan MAN 2 Kulon Progo.