Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Perjuangan dan doa delegasi sains MAN 2 Kulon Progo berbuah manis. Setelah bersaing ketat dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah dalam Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSNK) 2026 yang digelar pada 18–19 Juni lalu, sebanyak 7 siswa terbaik madrasah resmi dinyatakan lolos untuk melaju ke OSN Tingkat Provinsi (OSNP) Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dilaksanakan pada 27–29 Juli 2026. Pengumuman Hasil OSN-P akan dijadwalkan pada 5 Agustus 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis pada Jumat, 3 Juli 2026, ketujuh siswa tersebut berhasil menyisihkan rival-rival tangguh di bidangnya masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari efektivitas pembinaan intensif serta komitmen tinggi yang selama ini diupayakan oleh seluruh civitas akademika madrasah.
Adapun para siswa yang berhasil lolos dan siap bertempur di tingkat provinsi adalah:
- Ahmad Abyan Al Ghozy pada bidang Ekonomi

- Kukuh Raditya Rondrika Pura pada bidang Geografi

- Laili Nur Mufidah pada bidang Kimia

- Muhammad Iqbal Abdalla pada bidang Informatika

- Mutia Anung Montana pada bidang Ekonomi

- Putri Chintya Maulidha pada bidang Kebumian

- Sulthan Fabiano pada bidang Ekonomi

Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh para siswa. Salah satu perwakilan bidang ekonomi, Ahmad Abyan Al Ghozy, mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa melaju ke tingkat provinsi, terlebih karena persaingan di bidang ekonomi sangat ketat. Abyan menambahkan bahwa pencapaian ini didedikasikannya untuk madrasah, orang tua, dan guru pembina yang telah sabar membimbingnya dari nol hingga memahami materi-materi akuntansi dan ekonomi makro yang kompleks. Ia bertekad untuk memanfaatkan sisa waktu jelang OSNP akhir Juli nanti dengan belajar lebih keras demi membawa pulang tiket menuju tingkat nasional.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan siswa dari bidang kimia, Laili Nur Mufidah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya yang mendalam, serta mengaku masih tidak menyangka bisa lolos dalam OSNK Kimia. Ia merasa pencapaian luar biasa ini bukan sekadar hasil dari usaha kerasnya seorang diri, melainkan berkat dukungan yang tiada henti dari para guru, orang tua, dan teman-teman yang senantiasa mengalirkan semangat untuknya.
Lebih lanjut, Laili menuturkan bahwa selama menuntut ilmu di madrasah, ia mendapatkan begitu banyak pengalaman berharga serta ruang yang luas untuk terus berkembang. Pengalaman berharga ini menempanya untuk memahami bahwa kunci utama keberhasilan terletak pada proses, konsistensi yang terjaga, serta kemauan kuat untuk tidak pernah berhenti belajar.
Ia juga menitipkan pesan yang menyentuh bagi seluruh teman-temannya agar tidak perlu merasa minder dalam mencoba berbagai hal baru dan jangan pernah memelihara rasa takut terhadap kegagalan. Baginya, setiap individu memiliki linimasa proses dan waktu keberhasilannya masing-masing. Oleh karena itu, ia mengajak rekan-rekannya untuk tetap menjaga semangat, menikmati setiap proses kehidupan yang berjalan, serta terus berjuang demi menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Merespons pencapaian para siswa, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi yang mendalam atas pencapaian luar biasa para siswa tersebut. Beliau mengingat kembali momentum pembekalan mental dan doa bersama di Gedung Keterampilan Terpadu sesaat sebelum ujian dimulai.
“Sejak awal saya sampaikan bahwa anak-anak kita adalah individu yang beruntung karena mendapatkan laboratorium mental yang sesungguhnya. Hasil hari ini adalah buah dari integritas, doa, dan mental juara yang mereka tunjukkan di depan komputer. Lolosnya tujuh siswa ini ke tingkat Provinsi DIY merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus tanggung jawab baru yang harus kita kawal bersama,” ungkap H. Riza Faozi.
Ia juga menegaskan bahwa madrasah berkomitmen penuh untuk memberikan pendampingan yang jauh lebih intensif pasca-pengumuman ini. Sinergi antara guru pembina, pakar eksternal, dan madrasah akan ditingkatkan demi membekali ketujuh siswa tersebut agar mampu menembus target utama, yaitu melaju hingga ke tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Dwi Rina Yunianti, S.Si., menambahkan bahwa dominasi kelolosan pada beberapa bidang, khususnya bidang Ekonomi yang berhasil meloloskan tiga siswa sekaligus, membuktikan bahwa budaya kompetisi dan kaderisasi prestasi di MAN 2 Kulon Progo berjalan secara berkelanjutan.
“OSN ini di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam kerangka Manajemen Talenta Nasional (MTN). Potensi serta daya adaptasi teknologi anak-anak terbukti luar biasa sejak masa simulasi. Kami langsung bergerak cepat memfasilitasi pembinaan lanjutan yang lebih spesifik untuk menghadapi medan kompetisi di tingkat Provinsi DIY yang terkenal sangat kompetitif,” jelas Dwi Rina.
Dengan semangat baru dan fondasi mental yang kokoh, ketujuh delegasi sains MAN 2 Kulon Progo kini bersiap kembali menata strategi demi mengharumkan nama madrasah dan Kulon Progo di kancah regional DIY. (gia)