Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Suasana hangat terasa sejak pagi ketika MAN 2 Kulon Progo menerima kedatangan Tim Studi Tiru Zona Integritas dan Inovasi Madrasah dari MAN 1 Kuantan Sengingi pada Jumat (21/11/2025). Kegiatan dibuka dengan pemaparan mendalam dari Ketua Tim Kerja PZI MAN 2 Kulon Progo, Drs. Amir Ma’ruf, M.A., yang menguraikan perjalanan panjang pembangunan Zona Integritas di MAN 2 Kulon Progo. Dengan gaya sampaikan yang tenang namun tegas, ia menekankan bahwa ZI bukan hanya soal dokumen atau penilaian, melainkan perubahan budaya kerja menuju layanan pendidikan yang bersih, transparan, dan prima, sekaligus memastikan upaya nyata dalam pencegahan korupsi dan gratifikasi.
“Zona Integritas adalah cermin komitmen kita,” ujarnya. “Setiap layanan harus menunjukkan kejujuran, akuntabilitas, dan orientasi pada kepuasan masyarakat. Itulah ruh ZI yang kami bangun di MAN 2 Kulon Progo.”

Setelah pemaparan tersebut, para tamu dari Kuantan Sengingi yang berjumlah 11 orang guru dan pegawai, dipimpin oleh Kepala MAN 1 Kuantan Sengingi, Dra. Elfarida, memasuki Theater Room Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT). Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Kulon Progo, Kepala TU, Tim Kerja PZI, staf Humas, serta sejumlah pegawai yang sudah menunggu sejak pagi.
Dalam sambutannya, Dra. Elfarida memperkenalkan anggota rombongan satu per satu. Suaranya terdengar bangga ketika ia menjelaskan salah satu program unggulan madrasahnya, yaitu Camp Bahasa Arab dan Camp Bahasa Inggris, sebuah program yang dibangun untuk memperkuat karakter dan kemampuan bahasa siswa. Ia juga bercerita bahwa MAN 1 Kuantan Sengingi tengah berada di tahap penilaian pra-TPN dari KemenPAN-RB dalam proses pembangunan Zona Integritas. Dengan penuh harapan, ia menyampaikan tujuan utama kunjungan ini.
“Kami datang jauh ke Kulon Progo untuk belajar langsung dari pengalaman nyata. MAN 2 Kulon Progo sudah kami lihat sebagai contoh yang layak ditiru, dan kami berharap langkah kami menuju WBK semakin mantap setelah kunjungan ini,” ungkapnya.
Mendengar hal itu, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, M.S.I., memberikan sambutan balasan yang penuh kehangatan. Ia mengaku terharu melihat rombongan dari daerah jauh datang dengan semangat belajar yang tinggi. Riza menegaskan bahwa MAN 2 Kulon Progo selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin belajar atau berbagi, terlebih sesama madrasah yang sedang berjuang membangun budaya integritas.
Dengan nada optimis, ia menyampaikan doa dan harapan, “Semoga MAN 1 Kuantan Sengingi segera meraih predikat WBK, dan kami pun diberi kelancaran menuju WBBM. Ini perjuangan bersama. Kita maju bersama, bukan sendiri-sendiri.” Ia juga menambahkan bahwa MAN 2 Kulon Progo baru saja memperkuat pelayanan melalui MoU dengan lembaga Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), salah satu upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan diakhiri dengan tur singkat ke Ruang Manajemen, tempat para tamu dapat melihat secara langsung dokumen eviden ZI yang selama ini menjadi tulang punggung pengelolaan layanan di MAN 2 Kulon Progo. Di ruang tersebut, para peserta studi tiru tampak antusias, mengamati dan berdiskusi mengenai strategi implementasi yang dapat mereka replikasi di madrasah masing-masing. (gia)