Minggu , 26 Juni 2022

Aning Hipnotis Peserta Upacara Hardiknas di MAN 2 Kulon Progo Saat Bacakan Amanat Nadiem

Kulon Progo (MAN 2 KP – MANDAKU). “Perubahan positif yang bangsa Indonesia lakukan tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20. Ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia tidak lagi hanya menjadi pengikut tetapi menjadi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia.”

Demikian Aning (sapaan akrab Hartiningsih), kepala MAN 2 Kulon Progo saat membacakan bagian terpenting amanat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim. Dengan nada tegas, jelas, dan intonasi pas, Aning berhasil menghipnotis seluruh peserta upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional di MAN 2 Kulon Progo untuk diam dan mendengarkan seluruh isi pidato. Bertempat di halaman upacara Kampus Pusat, Jumat (13/5/2022) dan diikuti seluruh siswa kelas X dan XII, juga semua guru dan pegawai.

Bertindak sebagai pembina upacara, Aning bersemangat membacakan seluruh amanat upacara yang intinya mengajak bersyukur karena bangsa Indonesia dapat melewati tantangan pandemi Covid-19. Bangsa Indonesia berdiri di depan memimpin pemulihan dan kebangkitan dari keterpurukan.

Nadiem Makarim juga menyatakan bahwa Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk “menghukum” guru atau murid tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar. Supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya untuk menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” terangnya.

Upacara dilanjutkan dengan syawalan guru dan pegawai dengan siswa. Ketua OSIS tahun pelajaran 2021/2022, Athiya Diyah Respati mewakili seluruh peserta didik membaca ikrar halal bi halal, sedangkan Siamri mewakili para guru dan pegawai. Acara ditutup dengan berjabat tangan tanpa sentuhan antara guru dan pegawai dengan para siswa. (giant/ast)

 

Hits: 40

Bagikan pada...

Lihat juga

MAN 2 Kulon Progo Selenggarakan Workshop Madrasah Digital

Kulon Progo (MAN 2 KP-MANDAKU). Dalam upaya mencapai kemandirian menuju madrasah digital dalam rangka menhadapi …

2 Komentar

  1. Alhamdulillah

  2. Esti Winarni

    Alhamdulillah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.