Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo (Tamandaku) menggelar rapat terbatas dalam rangka persiapan pengusulan nama Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Manajemen Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo dan dihadiri oleh tujuh guru serta pegawai yang tergabung dalam Tim Inti Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo.
Rapat tersebut membahas kelengkapan dokumen administrasi dan pemenuhan kriteria Sekolah Adiwiyata yang akan diunggah melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA). Selain itu, tim juga melakukan pencermatan terhadap data pendukung perubahan perilaku warga madrasah sebagai bagian penting dalam proses penilaian.
Dalam rapat disampaikan bahwa dokumen administrasi, pemenuhan kriteria, surat usulan, serta daftar CSAM Tahun 2026 harus disampaikan kepada Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup melalui aplikasi SIDIA paling lambat 31 Juli 2026. Data dan dokumen yang digunakan dalam penilaian merupakan dokumen pelaksanaan Program Adiwiyata Tahun Ajaran 2024/2025 atau Tahun Ajaran 2025/2026 yang menunjukkan adanya perubahan perilaku warga sekolah menuju budaya peduli dan berbudaya lingkungan.
Pembina Tamandaku, Drs. Amir Ma’ruf menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh dokumen dan indikator penilaian.
“Pertemuan ini kita gunakan untuk membedah dokumen administrasi, pemenuhan kriteria, sekaligus melihat sejauh mana perubahan perilaku warga madrasah yang telah terbentuk melalui Program Adiwiyata. Jangan sampai hanya administrasinya yang lengkap, tetapi budaya peduli lingkungan belum benar-benar menjadi karakter warga madrasah,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menuju predikat Adiwiyata Mandiri membutuhkan kolaborasi seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru, pegawai, hingga dukungan orang tua dan masyarakat sekitar.
Saat ini MAN 2 Kulon Progo telah menyandang predikat Madrasah Adiwiyata Nasional dan terus mempersiapkan diri untuk meraih predikat Madrasah/Sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2026.
Ketua Tamandaku, Maristess Harsal, S.Pd., menyampaikan bahwa berbagai program pembiasaan peduli lingkungan di MAN 2 Kulon Progo terus diperkuat secara berkelanjutan.
“Kami terus mengoptimalkan program-program lingkungan yang melibatkan seluruh warga madrasah, seperti pengelolaan sampah, penghematan energi, penghijauan, serta pembiasaan hidup bersih dan sehat. Harapannya, budaya cinta lingkungan benar-benar tumbuh menjadi karakter seluruh warga MAN 2 Kulon Progo sehingga layak menuju Madrasah Adiwiyata Mandiri,” tuturnya.
Melalui rapat terbatas tersebut, Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo berharap seluruh dokumen dan indikator penilaian dapat dipersiapkan secara maksimal sehingga target meraih predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri dapat terwujud. (gia)