Senin, 13 Juli 2026

Bentengi Diri dari Radikalisme, Polda DIY Berikan Pembekalan Khusus bagi Siswa Baru MAN 2 Kulon Progo

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Memasuki materi ketiga dalam rangkaian Masa Taaruf Murid Baru (MATAMUDA) MAN 2 Kulon Progo Tahun 2026, para siswa mendapatkan pembekalan krusial bertajuk “Bentengi Diri: Cegah Radikalisme Bersama Polda DIY”. Materi ini disampaikan langsung oleh Doni Pratama dari Polda DIY, yang hadir untuk memberikan edukasi mengenai ancaman bahaya radikalisme dan kekerasan yang kini semakin menyasar generasi muda.

Dalam sesi penyampaiannya, Doni Pratama menyoroti fenomena memprihatinkan terkait keterlibatan anak dalam berbagai aksi berbahaya yang melonjak sejak Agustus 2025. Ia memaparkan fakta lapangan bahwa anak-anak kini kerap terlibat dalam aksi demonstrasi anarkis, terpapar paham radikalisme serta ideologi ekstrem seperti ISIS melalui media sosial, hingga terlibat dalam aksi kekerasan fisik di berbagai kota besar di Indonesia. Data yang ia sampaikan mencatat sebanyak 132 anak telah diamankan dan diselamatkan dari berbagai keterlibatan aksi berbahaya tersebut.

Lebih lanjut, Doni menyoroti bahaya infiltrasi kelompok radikal ke dalam ruang digital siswa. Salah satu contoh kasus nyata yang ia sampaikan adalah pengamanan terhadap 115 anak yang kedapatan masuk dalam grup media sosial TCC (kelompok yang terpapar paham tertentu). “Anak-anakku sekalian, kalian harus sangat waspada. Kelompok radikal saat ini tidak lagi merekrut secara konvensional, melainkan melalui grup-grup di media sosial. Mereka menggunakan narasi yang terlihat menarik, namun sebenarnya menjerumuskan kalian ke dalam ideologi yang membahayakan masa depan dan merusak nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Doni dalam pernyataannya kepada seluruh siswa.

Menanggapi tantangan era digital ini, Doni Pratama mengingatkan seluruh siswa baru MAN 2 Kulon Progo untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia berpesan agar siswa tidak mudah tergiur oleh ajakan grup yang tidak dikenal, tidak menyebarkan konten provokatif, serta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima. Ia menekankan bahwa media sosial adalah alat yang semestinya digunakan untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi, bukan sebaliknya.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan interaktif, di mana para siswa tampak menyimak dengan serius mengenai pentingnya membentengi diri dari pengaruh negatif. Melalui materi ini, MAN 2 Kulon Progo berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan madrasah agar tetap menjadi zona aman bagi siswa, dengan membekali mereka literasi digital dan pemahaman ideologi yang benar sebagai perisai dari paham-paham menyimpang. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

2 Tim Exploris MAN 2 Kulon Progo Menjadi Finalis Lomba Essay Nasional di Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Yogyakarta (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *