Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Masa Taaruf Murid Baru (MATAMUDA) MAN 2 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dibuka pada Senin (13/7/2026). Bertempat di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Unit 2 MAN 2 Kulon Progo, Jl. Pahlawan, Gotakan, Panjatan, kegiatan ini diikuti oleh 240 siswa baru kelas X. Acara dihadiri oleh Kasubag TU Kantor Kemenag Kulon Progo, Kepala MAN 2 Kulon Progo, jajaran pendidik, serta perwakilan orang tua murid. Pembukaan ditandai dengan penyematan name tag kepada dua perwakilan siswa, Ahmad Mauluddin Mubarok dan Yasmin Nabila K., oleh Kasubag TU Kemenag Kulon Progo, H. Saiful Hadi, S.Ag., M.Pd.

Dalam momen haru penyerahan siswa, Bapak Sudadi yang mewakili orang tua murid menyampaikan kepercayaan penuh kepada pihak madrasah dengan menyatakan bahwa hari ini, dengan penuh harap dan doa, orang tua menyerahkan putra-putri tercinta untuk dibimbing di MAN 2 Kulon Progo. Ia menitipkan pendidikan karakter dan ilmu anak-anak mereka di tangan Bapak dan Ibu guru, dengan harapan hal tersebut menjadi bekal masa depan yang gemilang bagi mereka. Menanggapi hal tersebut, Kepala MAN 2 Kulon Progo menyambut hangat dengan penuh komitmen dan mengucapkan selamat bergabung di keluarga besar MAN 2 Kulon Progo. Ia menegaskan bahwa pihak madrasah menerima amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan mengajak para orang tua serta siswa untuk berkolaborasi dalam meraih cita-cita dan menorehkan prestasi membanggakan di madrasah ini.

Kasubag TU Kemenag Kulon Progo, H. Saiful Hadi, S.Ag., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan dengan membaca bismillahirrahmanirrahim dan memanjatkan doa bersama agar misi besar madrasah dapat tercapai dengan sebaik-baiknya. Dalam materi perdana bertajuk “Inspirasi Matamuda: Menjadi Generasi Muda yang Beriman”, Saiful Hadi mengutip esensi ayat Al-Qur’an tentang penciptaan manusia yang bersuku-suku untuk saling mengenal. Ia menekankan bahwa MAN 2 Kulon Progo adalah institusi istimewa sebagai madrasah pertama di DIY yang berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan kini sedang berjuang menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Untuk mendukung visi tersebut, ia menekankan pentingnya Lima Pilar Karakter Berdampak bagi setiap siswa. Pilar pertama adalah berakhlak mulia yang mencakup integritas spiritual, santun kepada guru dan orang tua, serta menjadi teladan kebaikan. Pilar kedua adalah disiplin yang berarti menghargai waktu, berkomitmen tinggi pada tata tertib, dan konsisten dalam berproses. Pilar ketiga adalah moderat yang menuntut siswa berwawasan luas, toleran terhadap perbedaan, serta memiliki jiwa cinta tanah air yang kuat. Pilar keempat adalah pPeduli, di mana siswa harus peka terhadap kesulitan sesama serta senantiasa menjaga kelestarian lingkungan madrasah. Terakhir adalah pilar Kompetitif yang mengharuskan siswa memiliki mental juara agar siap bersaing meraih prestasi global.

Ketua Panitia, Dwi Minggar Wanto, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan MATAMUDA akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (13-17 Juli 2026), dengan materi yang disajikan melalui perpaduan metode indoor dan outdoor. Materi yang akan diberikan meliputi Pengenalan Kurikulum Merdeka di Madrasah untuk strategi belajar efektif, Literasi Digital dan Etika Media Sosial agar siswa cerdas di era teknologi. Selain itu, siswa juga akan mengikuti Orientasi Ekstrakurikuler guna eksplorasi bakat, serta materi Moderasi Beragama untuk memperkuat pondasi nilai kebangsaan. Kegiatan MATAMUDA ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh bagi siswa baru dalam beradaptasi dengan budaya madrasah yang berintegritas dan berprestasi. Materi diberikan oleh pihak yang berkopenten baik dai luar maupun dalam madrasah. (gia)