Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kreativitas dan jiwa kewirausahaan para murid kelas XI MAN 2 Kulon Progo menjadi daya tarik tersendiri dalam Market Day Festival Makan Ikan (FMI) 2026 yang digelar di Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, Selasa (28/07/2026). Melalui kegiatan ini, para siswa menyajikan beragam makanan dan minuman hasil kreasi mereka dengan bahan baku maupun olahan ikan tawar sebagai upaya mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Belasan stan yang dikelola oleh masing-masing kelas XI dipenuhi aneka kuliner berbahan ikan tawar dengan tampilan menarik dan cita rasa yang menggugah selera. Para siswa tidak hanya dituntut mampu mengolah makanan yang sehat dan bergizi, tetapi juga mengasah kemampuan berwirausaha melalui promosi, pelayanan kepada konsumen, hingga pengelolaan penjualan.
Berbagai menu yang dipamerkan menunjukkan kreativitas para siswa dalam mengolah ikan menjadi makanan kekinian. Di antaranya siomai, dimsum, bakso, pempek, risoles mayo isi ikan patin, pastel ikan lele, nugget, sosis, kroket, serta martabak mini. Seluruh produk diolah para siswa secara higienis dengan memperhatikan cita rasa, nilai gizi, serta tampilan yang menarik bagi pengunjung.

Selain aneka penganan, setiap stan juga menawarkan berbagai minuman segar, seperti es jeruk, es teh lemon, es buah, jus jambu, jus mangga, jus melon, es cincau, es kuwut, infused water, dan es kelapa muda, sehingga menambah semarak suasana market day.
Market day mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Sejak pagi, stan-stan siswa ramai dikunjungi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) DIY beserta jajaran, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MAN 2 Kulon Progo. Mereka tampak antusias mencicipi berbagai olahan ikan sekaligus memberikan apresiasi atas kreativitas para peserta.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., mengapresiasi semangat para siswa dalam menghadirkan produk-produk kuliner yang inovatif. Menurutnya, market day bukan sekadar ajang berjualan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata yang memadukan kreativitas, kewirausahaan, kerja sama tim, dan edukasi gizi.
“Melalui market day ini, siswa belajar bagaimana mengolah bahan pangan menjadi produk bernilai jual, melayani konsumen dengan baik, serta menumbuhkan semangat berwirausaha. Yang tidak kalah penting, mereka ikut mengampanyekan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber pangan bergizi,” ujarnya.

Selain market day, Festival Makan Ikan 2026 juga diisi dengan dialog interaktif menghadirkan narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Universitas Gadjah Mada, dan praktisi digital. Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan lomba Fish Up Your Skill (fillet ikan), Digital Content Creator, Business Pitching, Desain Photobooth, serta aksi tebar benih ikan di lingkungan madrasah.

Melalui Market Day Festival Makan Ikan 2026, MAN 2 Kulon Progo berhasil menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan. Para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman berwirausaha, tetapi juga semakin memahami bahwa ikan tawar dapat diolah menjadi beragam produk kuliner yang lezat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya gemar makan ikan sekaligus membentuk jiwa entrepreneur pada generasi muda madrasah. (gia)