Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Usai merampungkan rangkaian Try Out (TO) Tes Kompetensi Akademik (TKA), seluruh siswa kelas XII MAN 2 Kulon Progo berkumpul di Masjid Mahasinul Muttaqien Kampus 1, Jalan Khudori, Wonosidi Kidul, Wates pada Rabu (16/09/2026). Kegiatan ini digelar khusus untuk menerima pengarahan dan motivasi dari Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., dalam rangka mematangkan mental dan spiritual siswa menghadapi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Dalam suasana yang khidmat, para siswa tampak didampingi langsung oleh para guru dan wali kelas XII. Kehadiran para pendidik ini menjadi bentuk dukungan moral secara menyeluruh terhadap perjuangan akademis para peserta didik sejak awal tahun ajaran.

Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menekankan pentingnya menyelaraskan ikhtiar akademis yang maksimal dengan kekuatan doa serta keteguhan spiritual. Ia mengingatkan bahwa hasil simulasi ujian yang baru saja dijalani harus dijadikan sebagai evaluasi diri untuk terus berkembang, bukan untuk membuat berkecil hati.
“Hasil try out ini adalah cermin untuk melihat di mana posisi kita saat ini, bukan akhir dari perjuangan. Menembus PTN impian membutuhkan kedisiplinan, konsistensi belajar, serta mental pantang menyerah. Namun, ingatlah bahwa kerja keras tanpa doa adalah kesombongan. Manfaatkan waktu yang ada untuk terus mengasah kemampuan, memohon restu orang tua, dan memperbanyak doa di tempat yang mulia ini. Kami para guru dan pihak madrasah akan senantiasa mendampingi dan mendoakan perjuangan kalian hingga berhasil meraih cita-cita,” tutur Riza Faozi memberikan semangat.

Sesi motivasi tersebut mendapat tanggapan positif dari para peserta didik. Salah satu siswa kelas XII, Muthia Anung, mengaku merasa lebih tenang dan makin bersemangat setelah mendengarkan arahan dari Kepala Madrasah dan para guru.
“Acara motivasi ini sangat menyentuh dan membakar semangat kami. Setelah mengerjakan soal-soal try out yang cukup menantang, arahan dari Kepala Madrasah mengingatkan kami bahwa perjuangan ini tidak hanya soal belajar keras, tetapi juga bergantung pada doa dan restu orang tua. Kami jadi makin optimis dan tahu apa yang harus diperbaiki ke depannya,” ungkap Muthia Anung usai kegiatan.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Lanjut MAN 2 Kulon Progo, Giarto, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa sesi motivasi ini merupakan bagian penting dari strategi pendampingan karakter dan psikologis siswa. Menurutnya, kesiapan mental sama pentingnya dengan kesiapan akademis agar para siswa memiliki rasa percaya diri dan fokus yang tinggi hingga hari ujian TKA yang sesungguhnya tiba.
Acara pemberian motivasi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pihak madrasah. Seluruh siswa kelas XII terlihat antusias dan kembali optimis untuk melanjutkan langkah persiapan menuju jenjang perguruan tinggi. (gia)