Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Ketua Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., mengajak para siswa dan guru MAN 2 Kulon Progo untuk mengenal besarnya potensi sumber daya perikanan Indonesia sekaligus membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Edukasi tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif Festival Makan Ikan (FMI) 2026 yang berlangsung di Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, Selasa (28/07/2026).
Dalam paparannya, Prof. Alim menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara maritim dan kepulauan yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan sangat besar. Dengan sekitar 77 persen wilayah Indonesia berupa perairan atau sekitar 6,04 juta kilometer persegi, lebih dari 17.500 pulau, serta garis pantai sepanjang sekitar 108.000 kilometer, Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan sektor perikanan dan akuakultur.
“Indonesia dianugerahi kekayaan sumber daya hayati laut yang sangat besar. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara bijaksana melalui pengelolaan yang berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian ekosistem,” jelas Prof. Alim.

Selain membahas potensi perikanan nasional, Prof. Alim juga menguraikan berbagai kandungan gizi ikan yang berperan penting dalam mendukung kesehatan manusia. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang berfungsi membantu pertumbuhan serta perbaikan sel-sel tubuh.
“Ikan juga kaya akan asam lemak Omega-3, terutama DHA dan EPA, yang sangat bermanfaat bagi perkembangan otak, fungsi saraf, dan kesehatan jantung,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ikan mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin A, B, D, kalsium, fosfor, selenium, dan zinc. Kombinasi zat gizi tersebut membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan tulang, serta mendukung berbagai fungsi organ tubuh.
Dalam sesi tersebut, Prof. Alim memaparkan bahwa konsumsi ikan secara rutin memberikan banyak manfaat kesehatan, di antaranya menjaga kesehatan jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan fungsi otak dan daya ingat, menjaga kesehatan mata dan kulit, serta memperkuat tulang dan sendi. Oleh karena itu, ia mengajak para siswa membiasakan makan ikan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
“Ikan bukan hanya makanan yang lezat, tetapi juga investasi kesehatan. Membiasakan makan ikan sejak usia sekolah akan mendukung pertumbuhan fisik, meningkatkan konsentrasi belajar, serta membantu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” tuturnya.

Para siswa mengikuti sesi dialog dengan antusias. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari kandungan gizi berbagai jenis ikan hingga peluang pengembangan usaha perikanan di Indonesia. Suasana diskusi berlangsung interaktif sehingga memberikan wawasan baru mengenai pentingnya sektor perikanan bagi kesehatan maupun perekonomian bangsa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Makan Ikan 2026 yang juga menghadirkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T., Kreator Digital Kukuh Arif Ananda Saputra, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd.
Melalui pemaparan Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., para siswa MAN 2 Kulon Progo diharapkan semakin memahami bahwa Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat besar dan perlu dikelola secara berkelanjutan. Di sisi lain, meningkatnya budaya gemar makan ikan akan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berprestasi. (gia)