Senin, 22 Juni 2026

Peduli Lingkungan, Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo Gelar Gerakan Gropyok Sampah di Pantai Mlarangan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) Komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup kembali ditunjukkan oleh civitas akademika MAN 2 Kulon Progo. Pada Senin, 22 Juni 2026, Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo yang akrab disapa Tamandaku sukses melaksanakan aksi nyata berupa gerakan Gropyok Sampah di sepanjang kawasan Pantai Mlarangan, Kulon Progo. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa dengan didampingi langsung oleh sejumlah guru dan pegawai madrasah guna memastikan aksi berjalan tertib dan efektif.

Aksi bersih pantai ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan memiliki esensi mendalam yang membawa dampak positif bagi internal madrasah maupun masyarakat luas. Bagi para siswa, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian ekologis dan membangun karakter agar lebih peka serta bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Melalui edukasi lapangan secara nyata, siswa dapat belajar secara kontekstual mengenai dampak buruk sampah, terutama sampah plastik, terhadap ekosistem laut, sekaligus melatih jiwa gotong royong dan kerja sama tim.

Sementara itu, manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar juga sangat terasa. Melalui gerakan gropyok sampah ini, estetika wisata Pantai Mlarangan dapat dikembalikan menjadi lebih bersih, asri, dan nyaman bagi pengunjung. Langkah ini juga efektif mengurangi pencemaran laut dengan menghalau sampah daratan agar tidak terbawa arus yang dapat membahayakan biota laut. Lebih dari itu, aksi para siswa ini diharapkan mampu menjadi stimulus kesadaran dan contoh nyata bagi warga sekitar serta wisatawan untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Tim Tamandaku beserta para pendamping. Beliau bangga karena siswa madrasah tidak hanya unggul di dalam kelas, tetapi juga memiliki aksi nyata yang menyentuh masyarakat. H. Riza Faozi berharap agar gerakan ini dapat membentuk karakter generasi hijau yang konsisten, sehingga semangat menjaga lingkungan tersebut tidak berhenti di Pantai Mlarangan saja, melainkan menjelma menjadi gaya hidup sehari-hari di mana pun mereka berada.

Sejalan dengan hal tersebut, Pembina Tamandaku, Drs. Amir Mahmud, M.A., menyinggung bahwa gerakan kemasyarakatan seperti ini merupakan bagian dari langkah strategis madrasah yang sedang membidik target lebih tinggi. Saat ini, MAN 2 Kulon Progo sedang melangkah mantap menuju predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Drs. Amir Mahmud menegaskan bahwa salah satu poin penting dari Adiwiyata Mandiri adalah kemampuan madrasah dalam menyebarkan virus peduli lingkungan dan memberikan dampak positif secara berkesinambungan di luar area sekolah.

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil mengumpulkan puluhan kantong sampah organik maupun anorganik. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian dipilah dengan baik untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan prinsip ramah lingkungan. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Perkuat Edukasi Hukum dan Zona Integritas, Delegasi MAN 2 Kulon Progo Ikuti Study Visit Institusional ke Lembaga Penegak Hukum

Gunungkidul (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Dalam upaya memperluas wawasan hukum dan membangun karakter …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *