Rabu, 3 Juni 2026

MAN 2 Kulon Progo Berkurban dengan Nuansa Adiwiyata dan Zero Plastic Waste

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo melaksanakan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 H dengan mengusung konsep Adiwiyata dan Zero Plastic Waste di halaman samping Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan Panjatan, Jumat (29/05/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh guru, pegawai, serta peserta didik kelas X dan XI yang turut menyaksikan dan belajar langsung tentang pelaksanaan kurban yang ramah lingkungan.

Pada tahun ini, madrasah menyembelih seekor sapi kurban yang dikelola dengan memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan. Tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan ibadah, kegiatan kurban juga dijadikan sarana edukasi untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh warga madrasah.

Nuansa Adiwiyata tampak dalam berbagai tahapan kegiatan. Area penyembelihan ditata dengan memperhatikan kebersihan dan pengelolaan limbah. Kotoran dan sisa organik hasil penyembelihan dipilah untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik yang akan digunakan di lingkungan madrasah. Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai diminimalkan secara maksimal dalam proses pengemasan dan distribusi daging kurban.

Panitia menggunakan besek bambu dan alas daun pisang sebagai wadah pembagian daging kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mengurangi sampah plastik sekaligus mengenalkan kembali kemasan ramah lingkungan yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Indonesia.

Salah satu panitia penyaluran daging kurban sekaligus anggota Tamandaku (Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo), Wadiyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan kurban tahun ini dirancang untuk memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi lingkungan.

“Semangat berkurban tidak hanya berbagi kepada sesama, tetapi juga menjaga amanah Allah berupa lingkungan hidup. Karena itu, kami berupaya menerapkan prinsip zero plastic waste dengan menggunakan besek dan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik. Sementara limbah organik yang dihasilkan tidak dibuang begitu saja, melainkan dikelola dan dimanfaatkan kembali sehingga lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., mengapresiasi seluruh panitia dan warga madrasah yang mendukung pelaksanaan kurban berwawasan lingkungan tersebut.

“Kurban mengajarkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan rasa syukur kepada Allah Swt. Nilai-nilai tersebut kami padukan dengan budaya Adiwiyata yang selama ini menjadi komitmen madrasah. Melalui konsep zero plastic waste, kami ingin menunjukkan bahwa ibadah dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi teladan bagi peserta didik dalam menerapkan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap alam,” ungkapnya.

Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di sekitar madrasah sebagai wujud kepedulian sosial. Sebagian daging juga dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam Lomba Kuliner Hidangan Nusantara yang diikuti peserta didik kelas X dan XI. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya merasakan makna berbagi dalam Iduladha, tetapi juga belajar mengolah hasil kurban menjadi berbagai sajian khas Indonesia yang bernilai gizi dan budaya.

Kegiatan kurban bernuansa Adiwiyata ini menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter di MAN 2 Kulon Progo. Selain menanamkan nilai religius dan sosial, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran lingkungan sehingga peserta didik memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Dua Hafizah MAN 2 Kulon Progo Raih Kursi PTN melalui Jalur SNBT 2026

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kabar gembira diperoleh MAN 2 Kulon Progo. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *