Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, transparan, dan akuntabel. Bertempat di Ruang Manajemen Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Unit 2 MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan Panjatan, jajaran pimpinan dan tim madrasah mengikuti agenda “Koordinasi Kamisan Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo” secara daring pada Kamis (17/9/2026).
Kegiatan koordinasi yang diselenggarakan oleh Kemenag Kulon Progo melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 13.00 WIB. Selain dihadiri oleh Kepala MAN 2 Kulon Progo beserta Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) MAN 2 Kulon Progo, acara ini juga diikuti oleh Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Munji Jakfar, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Kepala MTsN 5 Kulon Progo, Didik Kumaidi, M.Pd.

Dalam pengarahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Dr. H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya menjaga integritas sebagai nilai utama aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama RI.
“Sebagai abdi negara di Kementerian Agama RI, integritas adalah harga mati. Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar formalitas pemenuhan dokumen administratif, melainkan wujud nyata dari komitmen moral kita dalam memberikan pelayanan publik yang jujur, akuntabel, dan berdedikasi tinggi kepada masyarakat,” tegas Wahib Jamil.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua PZI MAN 2 Kulon Progo, Drs. Amir Ma’ruf, M.A., menekankan pentingnya kedisiplinan administrasi dan pengumpulan bukti fisik (eviden) dalam proses pembuktian kinerja Zona Integritas.
“Salah satu poin utama yang dibahas dalam koordinasi kali ini adalah krusialnya kelengkapan administrasi dan keabsahan setiap eviden. Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar slogan, melainkan harus dibuktikan dengan dokumen dan realisasi kinerja yang terukur secara menyeluruh,” ujar Amir Ma’ruf di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa partisipasi aktif MAN 2 Kulon Progo dalam forum koordinasi ini merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk meningkatkan predikat kelembagaan.
“MAN 2 Kulon Progo telah berhasil meraih predikat Satuan Kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Saat ini, fokus dan prioritas utama kami adalah melangkah lebih jauh menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sinergi bersama Kantor Kemenag Kulon Progo dan satuan kerja lainnya sangat vital untuk mencapai target tersebut,” tegas Riza Faozi.
Melalui rakor rutin ini, diharapkan seluruh madrasah dan satuan kerja di lingkungan Kemenag Kulon Progo dapat saling menguatkan dan menyelaraskan langkah demi terwujudnya pelayanan publik yang unggul dan bebas korupsi. (gia)