Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Memasuki lembaran baru Tahun Ajaran 2026/2027, MAN 2 Kulon Progo bergerak cepat menyambut kehadiran peserta didik baru dengan menggelar rapat koordinasi persiapan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat pada Selasa, 7 Juli 2026, dengan diikuti oleh Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kemuridan, serta seluruh panitia pelaksana.
Masa Ta’aruf Murid Madrasah atau MATAMUDA merupakan fase transisi krusial bagi murid baru. Kegiatan ini diproyeksikan sebagai sarana pengenalan lingkungan madrasah yang komprehensif, bertujuan untuk membekali murid dengan kesiapan mental, sosial, emosional, dan akademik sebelum mereka terjun sepenuhnya ke dalam proses pembelajaran.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa rangkaian MATAMUDA akan dilaksanakan selama lima hari, yakni mulai Senin hingga Jumat, 13-17 Juni 2026. Selain itu, panitia juga menetapkan agenda Pra-MATAMUDA yang dijadwalkan pada Jumat, 10 Juni 2026, yang bertujuan untuk mensosialisasikan secara mendalam mengenai teknis dan profil kegiatan MATAMUDA kepada seluruh murid baru.

Mengawali rapat, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan arahan yang menyentuh esensi pendidikan di madrasah. Beliau menekankan bahwa orientasi ini momentum untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepada murid. Menurutnya, panitia harus mampu menyusun kegiatan yang inspiratif dan edukatif sehingga mampu menumbuhkan rasa bangga murid terhadap madrasah sejak hari pertama mereka melangkah masuk. Ia berpesan agar seluruh pihak menciptakan suasana yang ramah dan suportif, guna memastikan setiap murid baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar yang akan menuntun mereka mencapai prestasi.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Dwi Minggar Wanto, S.Pd., dengan didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kemuridan, Dwi Rina Yunianti, S.Si. Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, dibahas secara mendalam mengenai penyusunan program serta agenda kegiatan yang akan melibatkan pemateri baik dari internal madrasah maupun narasumber tamu. Terkait hal tersebut, Dwi Minggar Wanto menegaskan bahwa pihaknya telah merancang alur kegiatan yang tidak hanya informatif, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai pembentukan karakter. Ia menyatakan optimisme bahwa melalui kombinasi pemateri yang kompeten, seluruh rangkaian MATAMUDA tahun ini akan menjadi pengalaman berharga yang membekas bagi para murid.
Pelaksanaan MATAMUDA 2026 ini membawa misi besar untuk mengenalkan lingkungan belajar baru sekaligus membantu murid baru mengenali potensi diri agar lebih mudah beradaptasi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater serta mewujudkan ekosistem madrasah yang inklusif, aman, dan menyenangkan, yang secara tegas menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun pelecehan seksual.
Lebih jauh, orientasi ini menjadi pintu masuk bagi para murid baru untuk memahami Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Melalui konsep panca cinta, murid akan diajak meresapi nilai-nilai kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, ilmu pengetahuan, diri sendiri, sesama, lingkungan, serta bangsa dan negara. Tidak hanya itu, konsep ekoteologi yang mengedepankan pola hidup bersih, sehat, dan halal juga diperkenalkan sebagai fondasi untuk membangun disiplin serta kemandirian murid, selaras dengan visi MAN 2 Kulon Progo sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. (gia)