Minggu , 26 Juni 2022

Di Review KTSP, Anita Ungkap MAN 2 Kulon Progo sebagai Pilot Project Kurikulum Merdeka

Kulon Progo (MAN 2 KP – MANDAKU). Menyongsong tahun ajaran 2022/2023, MAN 2 Kulon Progo menggelar review Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) pada Jumat (17/6/2022) di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Unit 2. Acara diikuti seluruh guru dan pegawai MAN 2 Kulon Progo, dengan menghadirkan pereview Anita Sudarmini, S.Pd, M.Hum.,  JFT (Jabatan Fungsional Tertentu) Pengembang Teknologi Pembelajaran Kanwil Kemenag DIY dan Kalimah, S.Ag, M.A., Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Kulon Progo.

Seperti acara-acara resmi sebelumnya, MAN 2 Kulon Progo selalu mengawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pengucapan Lima Budaya Kerja Kementerian Agama RI.  Kali ini tampil sebagai dirigen Astiti, S.Pd. dan Mustafidatun Nur Faidah, S.Pd. memimpin penegakan Lima Budaya Kerja, serta pembawa acara Muh Nur Kholis, S.Ag..

Dalam sambutannya, Hartiningsih, M.Pd, Kepala MAN 2 Kulon Progo, mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran para narasumber. Ia juga menyampaikan bahwa madrasah diberikan otonomi untuk melakukan pengambilan keputusan dalam pengembangan kurikulum yang melibatkan partisipasi warga madrasah. Madrasah juga dituntut untuk selalu memberikan pelayanan kepada peserta didik dan kepada masyarakat.

Pelayanan kepada peserta didik berupa peningkatan penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran, proses dan penilaian pembelajaran, dan juga output peserta didik. Peserta didik mudah memilih perguruan tinggi yang diinginkan, dan atau dapat menghidupi dirinya dengan wirausaha, atau bekerja. Untuk itu perlu disusun KTSP yang untuk dipedomani. Ia juga menyampaikan bahwa MAN 2 Kulon Progo akan menjadi pilot project untuk Kurikulum Merdeka. “Saya mohon Bapak Ibu semua berkenan mengikuti acara ini hingga selesai, tanyakan hal-hal yang belum jelas. Inya Allah para narasumber bersedia menjawab dengan sejelas-jelasnya,” pintanya.

Selanjutnya, Kalimah memberikan review untuk KTSP. Pengawas Madrasah ini memberikan catatan-catatan yang harus dibenahi. “ Intake siswa MAN 2 Kulon Progo sudah bagus, hal itu dilihat dari persaingan yang ketat dalam PPDB, Juga memiliki sarana prasarana yang bisa dibilang lengkap. Memiliki guru-guru yang tak diragukan lagi prestasinya, kemampuannya, dan dedikasinya sehingga sudah sewajarnya jika KKM bisa tinggi dengan apa yang ada di madrasah ini,” tandasnya.

Sedang Anita, lebih banyak menerangkan kurikulum merdeka. Mantan kepala MAN 2 Kulon Progo ini menerangkan bahwa satuan pendidikan dapat memilih tiga opsi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2022/2023. Pertama, menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan. Kedua, menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan. Dan ketiga, menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar.

“Kurikulum Merdeka sebenarnya menguntungkan.  Pertama, lebih sederhana dan mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Kedua. tenaga pendidik dan peserta didik akan lebih merdeka karena bagi peserta didik, tidak ada program peminatan di SMA sederajat, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya. Ketiga, guru akan mengajar sesuai tahapan capaian dan perkembangan peserta didik. Keempat, madrasah memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik. Dan kelima, lebih relevan dan interaktif karena pembelajaran melalui kegiatan projek akan memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu kekinian, untuk mendukung pengembangan karakter, dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila,” papar Anita panjang lebar.

Berkenaan dengan jumlah jam mengajar guru yang berkurang karena pelaksanaan Kurikulum Merdeka, ia menegaskan Kementerian Agama telah memberikan jalan keluar dan segera memberikan regulasi sebagai payung hukum untuk mengaturnya. Ia mengajak warga MAN 2 Kulon Progo menyambut Kurikulum Merdeka untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik dengan baik.

Sementara itu Kurnia Panca Dewi, S,Pd., M.Si, Waka Bidang Kurikulum, mengajak warga madrasah khususnya para guru untuk lebih mendalami Kurikulum Merdeka, dan siap-siap untuk melaksanakan pada tahun ajaran yang akan datang. (giant/ast)

Hits: 80

Bagikan pada...

Lihat juga

MAN 2 Kulon Progo Selenggarakan Workshop Madrasah Digital

Kulon Progo (MAN 2 KP-MANDAKU). Dalam upaya mencapai kemandirian menuju madrasah digital dalam rangka menhadapi …

2 Komentar

  1. Alhamdulillah,,,sukses selalu tuk Mandaku,,terdepan dan teladan 👍👍👍

  2. Imam Muttaqien, STP

    Alhamdulillah..👍👍
    Antara ranah hukum kurikulum merdeka dengan beban mengajar guru sesuatu yg berbeda, perlu dicermati dengan bijak berdasar payung hukum yang ada, apakah sudah ada payung hukum beban mengajar guru khususnya piloting merdeka belajar..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.