Yogyakarta (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., mengikuti ceramah Ekoteologi yang disampaikan oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Masjid UIN Sunan Kalijaga, Kamis (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peresmian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga sekaligus Forum Ekonomi Regional Jawa yang digelar di lokasi yang sama.
Dalam ceramahnya, Menteri Agama kembali menegaskan pentingnya Ekoteologi sebagai paradigma keagamaan yang mendorong umat beragama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Menurutnya, alam tidak boleh dipandang semata-mata sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai amanah yang harus dijaga demi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, para kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, kepala madrasah negeri, kepala KUA, pengawas madrasah, penyuluh lintas agama, serta sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga. Kehadiran Kepala MAN 2 Kulon Progo menjadi bagian dari upaya madrasah untuk terus memperkuat program pelestarian lingkungan yang telah berjalan selama ini.

Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa materi Ekoteologi yang disampaikan Menteri Agama sangat relevan dengan program pengembangan karakter dan budaya lingkungan yang diterapkan di MAN 2 Kulon Progo. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ceramah Ekoteologi ini memberikan penguatan sekaligus inspirasi bagi kami untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan gerakan pelestarian lingkungan. Sebagai madrasah yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional, kami berkomitmen menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya bersama warga madrasah. Nilai-nilai yang disampaikan Menteri Agama sangat selaras dengan visi MAN 2 Kulon Progo dalam membangun generasi yang religius, berprestasi, dan berwawasan lingkungan,” ungkap Riza Faozi.
Saat ini MAN 2 Kulon Progo telah menyandang predikat Madrasah Adiwiyata Nasional dan tengah mempersiapkan berbagai program inovatif untuk menuju penghargaan Adiwiyata Mandiri. Berbagai kegiatan seperti pengelolaan sampah terpadu, konservasi air, penghijauan lingkungan, pemanfaatan energi secara bijak, serta penguatan literasi lingkungan terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Ketua Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo, Maristessa Harsal, S.Pd., menyambut positif kehadiran Kepala Madrasah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi langsung pimpinan madrasah dalam forum-forum strategis terkait lingkungan akan semakin memperkuat arah kebijakan dan implementasi program Adiwiyata di madrasah.
“Kehadiran Bapak Kepala Madrasah dalam ceramah Ekoteologi Menteri Agama menjadi motivasi bagi Tim Adiwiyata dan seluruh warga MAN 2 Kulon Progo. Materi yang disampaikan memberikan perspektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya program sekolah, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama. Hal ini tentu akan semakin memperkuat langkah kami dalam mewujudkan MAN 2 Kulon Progo sebagai Madrasah Adiwiyata Mandiri yang unggul dan berkelanjutan,” tutur Maristessa.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, MAN 2 Kulon Progo berharap semangat Ekoteologi dapat semakin tertanam dalam seluruh program pendidikan madrasah, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. (gia)