Yogyakarta (MAN 2 Kulon Progo) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menghadiri acara Peresmian Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang dilaksanakan di halaman Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, Kamis (4/6/2026).
Acara tersebut diresmikan secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. dan dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, kepala madrasah, serta berbagai pemangku kepentingan bidang pendidikan dan kesehatan.
Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Kehadiran Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga diharapkan mampu melahirkan dokter-dokter profesional yang tidak hanya unggul dalam bidang medis, tetapi juga memiliki landasan nilai keislaman, etika, dan spiritualitas yang kuat.

Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga resmi dibuka dengan kuota yang sangat terbatas, yakni 50 mahasiswa baru untuk angkatan perdananya. Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga memiliki kekhasan yang membedakannya dari fakultas kedokteran lainnya, yaitu fokus pada pengembangan bidang kesehatan geriatri dan muskuloskeletal sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia. Selain itu, kurikulumnya mengintegrasikan ilmu kedokteran modern, pendekatan promotif dan preventif, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan spiritualitas.
Dalam pengembangannya, Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga mendapatkan pendampingan strategis dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP). Fakultas ini juga menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit, termasuk RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. Sementara itu, proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui portal admisi resmi yang telah disediakan oleh UIN Sunan Kalijaga.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, menyambut positif hadirnya Program Studi Kedokteran tersebut. Menurutnya, pembukaan fakultas kedokteran di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi peluang baru bagi lulusan madrasah yang bercita-cita menempuh pendidikan kedokteran tanpa meninggalkan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Peresmian Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi dunia pendidikan madrasah. Kehadiran program studi ini membuka peluang yang lebih luas bagi para siswa MAN 2 Kulon Progo untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang kesehatan. Kami berharap para siswa dapat mempersiapkan diri sejak dini, meningkatkan prestasi akademik, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu bersaing dan menjadi bagian dari generasi dokter muslim yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia,” ungkap H. Riza Faozi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MAN 2 Kulon Progo akan terus mendorong para siswa untuk memiliki orientasi pendidikan tinggi yang jelas, termasuk memanfaatkan berbagai peluang studi pada program-program unggulan yang dibuka oleh perguruan tinggi negeri maupun keagamaan. Menurutnya, keberhasilan alumni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kontribusi madrasah bagi bangsa. (gia)