Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., membersamai kegiatan sholat Dhuha, dzikir, dan doa bersama murid-murid kelas XI di Masjid An-Nur Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, pada Senin (16/9/2026). Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari pembiasaan pagi untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter unggul bagi para siswa.
Setelah pelaksanaan sholat Dhuha dan dzikir bersama, Riza Faozi memberikan arahan serta motivasi khusus kepada para siswa kelas XI. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya penguatan nilai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa saling menyayangi antar sesama siswa.
“Menyongsong masa depan dan meraih prestasi dalam kehidupan tidak bisa diraih secara instan. Membutuhkan etos belajar yang gigih, disiplin tinggi, serta integritas yang melandasi setiap tindakan. Di samping itu, jagalah rasa saling menyayangi dan persaudaraan di antara kalian agar lingkungan belajar kita tetap kondusif dan penuh keberkahan,” tegas Riza Faozi di hadapan para siswa.
Kegiatan pembiasaan pagi yang meliputi sholat Dhuha, dzikir pagi, dan kajian di MAN 2 Kulon Progo ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas formalitas, melainkan memiliki beberapa tujuan spiritual dan edukatif yang mendasar.

Pertama, sholat Dhuha dilaksanakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membuka pintu kelancaran dan kemudahan. Dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita, ikhtiar lahiriah harus senantiasa diimbangi dengan ikhtiar batiniah. Hal ini sejalan dengan pesan Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Muslim No. 720, bahwa setiap pagi setiap persendian manusia bersedekah, dan keberadaan dua rakaat sholat Dhuha telah mencukupi seluruh bentuk sedekah tersebut sebagai wujud rasa syukur dan permohonan kemudahan hidup.
Kedua, melalui alunan dzikir pagi, para siswa diajak untuk menenangkan jiwa dan membangun fokus sebelum memulai aktivitas pembelajaran. Mengingat Allah di awal hari menjadi fondasi agar hati merasa tenteram serta pikiran lebih siap dan jernih dalam menyerap ilmu pengetahuan. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 28, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Ketiga, penyampaian kajian pagi menjadi wadah untuk menambah wawasan keagamaan sekaligus membentuk karakter Islami para siswa. Melalui bimbingan dan nasihat keagamaan, sekolah berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang berlandaskan integritas dan tanggung jawab. Hal ini selaras dengan janji Allah SWT dalam surah Al-Mujadilah ayat 11, bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa tingkat lebih tinggi.
Melalui kegiatan rutinitas pagi ini, MAN 2 Kulon Progo berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat. (gia)