Lamongan (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kain batik ecoprint serta aneka oleh-oleh kuliner buatan siswa MAN 2 Kulon Progo paling diminati dan diserbu pengunjung stand pameran Expo dan Rapat Kerja Nasional (EXSTRANAS) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan (MAPK) ke-VIII Tahun 2026. Kegiatan tingkat nasional ini resmi dibuka di Sport Center Lamongan, Jawa Timur, dan berlangsung selama empat hari, Kamis–Minggu (10–13/9/2026).
Mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, perhelatan ini menjadi ajang kolaborasi sekaligus unjuk karya bagi madrasah keterampilan dari seluruh penjuru Indonesia.
Di arena expo, stand MAN 2 Kulon Progo sukses mengundang decak kagum pengunjung dengan menampilkan karya-karya unggulan dari lima program keterampilan sekaligus. Pada lini Produk Busana, aneka kreasi seperti batik shibori, baju outer batik, gaun pesta karya siswa, aneka tas batik, dompet kain, hingga buket bunga tampak menghiasi stand, dengan kain batik ecoprint dan batik tulis berpadu ecoprint sebagai item favorit yang paling banyak diburu pembeli.
Sektor kuliner pun tak kalah memikat lewat sajian Produk Boga yang menggugah selera, mulai dari pizza, roti abon, wingko, bakpia, es capcin (capuccino cincau), keripik salak, keripik nangka, hingga roti manis isi cokelat dan keju. Berdampingan dengan itu, Produk APHP turut memanjakan lidah pengunjung melalui hidangan Kubana, pie susu, aneka keripik herbal seperti pegagan dan pare, kacang kribo, kacang telur, serta produk minuman olahan khas berupa yogurt Mandagurt dan kefir Mandafir.

Melengkapi kemeriahan pameran, kolaborasi Produk DKV dan TAV unjuk kebolehan dengan menghadirkan suvenir custom seperti mug cetak, gantungan kunci, dan sablon kaos, yang disempurnakan oleh peragaan teknologi robotik serta keahlian perakitan sound system karya para siswa.Ketua Delegasi MAN 2 Kulon Progo sekaligus Kepala Unit Produksi Program Keterampilan, Imam Muttaqien, S.TP., menegaskan komitmen madrasah dalam perhelatan nasional ini.
“Kami membawa produk-produk unggulan dari berbagai program keterampilan yang ada di madrasah kami, seperti batik ecoprint, yogurt Mandagurt, kefir Mandafir, hingga sablon kaos. Keikutsertaan kami dalam expo ini adalah bentuk komitmen untuk terus mengembangkan keterampilan siswa agar mereka mampu bersaing di dunia kerja maupun wirausaha,” tegas Imam.
Sementara itu, Guru Keterampilan Tata Boga MAN 2 Kulon Progo, Eni Prasetyaningsih, S.Pd.T., turut menyampaikan rasa bangga atas respons luar biasa dari para pengunjung expo.
“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme pengunjung yang berbondong-bondong membeli produk kami. Seluruh olahan kuliner, mulai dari varian roti, kue, hingga olahan buah lokal seperti keripik salak dan nangka, diproduksi langsung oleh para siswa dengan standar higiene dan kualitas yang terjaga. Hasil penjualan yang tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa karya siswa madrasah memiliki daya saing tinggi dan siap menjadi modal wirausaha mandiri di masa depan,” ungkap Eni. (gia)