Kulon Progo (Humas Humas MAN 2 Kulon Progo) – Dalam rangka memantapkan kesiapan para siswa kelas XII menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA), MAN 2 Kulon Progo secara resmi menggelar program Pendalaman Materi intensif. Kegiatan ini dipusatkan di Kampus 1 MAN 2 Kulon Progo yang beralamat di Jalan Khudori, Wonosidi Kidul, Wates.
Program pendalaman materi ini dijadwalkan berlangsung rutin setiap hari Selasa dan Kamis, dimulai sejak awal Agustus 2026 hingga menjelang pelaksanaan TKA mendatang. Untuk memastikan kualitas bimbingan, pemateri yang dihadirkan tidak hanya berasal dari jajaran pendidik internal madrasah yang berpengalaman, tetapi juga mengundang tenaga ahli dan pemateri profesional dari pihak eksternal.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 2 Kulon Progo, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa Tes Kompetensi Akademik (TKA) merupakan instrumen penting untuk mengukur penguasaan materi akademik dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills / HOTS) siswa selama menempuh pendidikan di jenjang menengah.
“Tes Kompetensi Akademik atau TKA ini pada dasarnya adalah tolok ukur objektif untuk menguji pemahaman mendalam siswa terhadap materi-materi esensial. Bagi siswa kelas XII, TKA memiliki peran yang sangat krusial, terutama sebagai pijakan dan pemetaan kemampuan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” tutur Kurnia Panca Dewi di sela-sela pemantauan kegiatan.

Lebih lanjut, beliau memaparkan berbagai manfaat strategis dari pelaksanaan TKA dan program pendalaman materi ini, baik bagi siswa maupun para guru.
“Bagi siswa, manfaat utamanya adalah melatih kesiapan mental, mengasah pola pikir analitis, serta mengenali pemetaan potensi akademiknya sendiri sehingga lebih percaya diri saat bersaing dalam seleksi masuk PTN idaman. Contohnya, siswa yang ingin menembus jurusan-jurusan favorit di PTN dapat mengukur sejauh mana penguasaan materi spesifik yang dibutuhkan oleh program studi tersebut,” paparnya.

Sementara itu, bagi para guru dan pihak madrasah, hasil evaluasi dan pengerjaan TKA menjadi bahan refleksi yang sangat berharga. “Bagi guru, TKA memberikan gambaran yang jelas mengenai sejauh mana efektivitas pembelajaran yang telah disampaikan. Dengan data tersebut, guru dapat memetakan materi mana yang masih memerlukan penguatan (remedial) serta menyusun strategi bimbingan yang lebih tepat sasaran bagi siswa,” tambah Kurnia Panca Dewi.
Melalui komitmen dan kolaborasi antara pemateri internal serta eksternal ini, MAN 2 Kulon Progo optimistis para siswa kelas XII dapat meraih hasil yang maksimal dalam TKA dan mampu menggapai cita-cita mereka untuk menembus Perguruan Tinggi Negeri impian. (gia)
.