Selasa, 23 Juni 2026

Evaluasi ASAT TA 2025/2026, MAN 2 Kulon Progo Bedah Dampak Soal TKA-Like dan Ketuntasan Nilai Siswa

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Guna memastikan kualitas pelaksanaan evaluasi belajar berjalan optimal dan terus meningkat, MAN 2 Kulon Progo menggelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (22/06/2026) bertempat di Ruang Teater, Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu, Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.

Rapat koordinasi dan evaluasi ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran pimpinan, serta seluruh guru serta panitia pelaksana ASAT.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan pengawas yang telah mengawal jalannya ASAT dengan dedikasi tinggi.

“Evaluasi hari ini bukan sekadar rutinitas akhir semester, melainkan cermin komitmen kita untuk menjaga mutu pendidikan di MAN 2 Kulon Progo. Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa proses penilaian yang kita berikan kepada siswa benar-benar kredibel, akuntabel, dan mampu mengukur kompetensi mereka secara objektif. Kita harus jeli melihat apa yang sudah baik untuk dipertahankan dan celah apa yang perlu kita perbaiki bersama demi menyongsong tahun ajaran baru yang lebih siap,” ujar H. Riza Faozi.

Secara umum, pelaksanaan rapat evaluasi ASAT ini memiliki poin penting sebagai berikut yaitu mengukur efektivitas sistem pelaksanaan asesmen, memetakan capaian akademik siswa, serta mengidentifikasi kendala teknis maupun non-teknis selama ujian berlangsung, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan instruksional bagi guru dalam program remedial maupun pengayaan, meningkatkan kedisiplinan sistem pengawasan, serta mengoptimalkan kesiapan mental siswa menghadapi model ujian berstandar tinggi di masa depan.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si. Beberapa agenda krusial yang dibedah secara mendalam meliputi hasil keseluruhan ASAT, tingkat ketertiban siswa, kinerja pengawasan, hingga analisis model soal baru.

Salah satu sorotan utama dalam rapat ini adalah pengaruh implementasi model soal yang mirip dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA-like test). Model soal ini sengaja diterapkan untuk membiasakan siswa dengan nalar tingkat tinggi (HOTS) serta persiapan dini menuju seleksi masuk perguruan tinggi.

Kurnia Panca Dewi menjelaskan bahwa adaptasi terhadap TKA-like test memberikan dampak yang signifikan pada pola belajar siswa dan memerlukan analisis ketuntasan nilai yang cermat.

“Penerapan model soal TKA-like test pada ASAT kali ini memberikan tantangan tersendekat bagi siswa. Dari hasil analisis sementara, model soal ini memicu siswa untuk berpikir lebih kritis, meskipun berimplikasi pada variasi ketuntasan nilai.” papar Kurnia Panca Dewi.

Selain masalah akademik, forum juga mengevaluasi tingkat kehadiran dan ketertiban siswa selama ujian yang dinilai sangat baik, serta memberikan catatan penyempurnaan untuk manajemen pengawasan ruang ujian demi menjaga integritas pelaksanaan asesmen di masa mendatang. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Nayla Zahrena MAN 2 Kulon Progo Raih Conditional Offer di Taylor’s University Malaysia

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *