Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Rangkaian Rapat Kerja (Raker) MAN 2 Kulon Progo memasuki tahap krusial pada hari kedua dan ketiga. Agenda berfokus pada Sidang Komisi yang digelar pada Selasa (9/6/2026), dilanjutkan dengan Pemaparan Hasil Sidang Komisi pada hari berikutnya. Seluruh rangkaian acara ini dipusatkan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.
Jalannya agenda hari kedua dan ketiga ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Raker, H. Imam Muttaqien, S.TP. Diikuti oleh seluruh guru dan pegawai, peserta raker dibagi ke dalam 11 komisi strategis untuk merumuskan program kerja madrasah, yaitu:
- Komisi 1: Bidang Kurikulum
- Komisi 2: Bidang Kesiswaan
- Komisi 3: Sarana dan Prasarana
- Komisi 4: Hubungan Masyarakat, Publikasi, Website, dan Digitalisasi Madrasah
- Komisi 5: Keterampilan
- Komisi 6: Perpustakaan dan Literasi
- Komisi 7: Reformasi Birokrasi, Zona Integritas, dan Adiwiyata
- Komisi 8: Tata Usaha (TU)
- Komisi 9: Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (APBM) – masuk lingkup TU
- Komisi 10: Keagamaan, Boarding, dan Tahfidz
- Komisi 11: Riset – masuk lingkup Kesiswaan
Sidang komisi ini bertujuan untuk membedah rancangan program secara mendalam, mengevaluasi capaian tahun lalu, serta menyusun program kerja baru yang realistis namun tetap inovatif. Manfaat dari pembagian komisi ini adalah terciptanya efisiensi kerja, di mana setiap bidang dapat fokus merumuskan solusi dan target yang spesifik sesuai dengan keahlian serta tupoksi masing-masing.

Ketua Panitia Raker, H. Imam Muttaqien, S.TP., dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar-komisi.
“Sidang komisi ini adalah dapurnya Raker. Di sinilah kita meramu resep terbaik untuk kemajuan MAN 2 Kulon Progo ke depan. Saya berharap setiap komisi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung. Misalnya, program digitalisasi di Komisi 4 harus klop dengan kurikulum di Komisi 1 dan layanan TU di Komisi 8. Mari kita manfaatkan waktu ini untuk melahirkan program yang berdampak nyata bagi siswa dan madrasah,” ujar Imam Muttaqien.
Pada hari ketiga, agenda dilanjutkan dengan Pemaparan Hasil Sidang Komisi. Setiap ketua komisi maju bergantian untuk mempresentasikan draf program kerja yang telah disusun guna mendapatkan tanggapan, kritik, dan masukan dari seluruh peserta Raker.

Tujuan dari pemaparan ini adalah untuk melakukan uji publik internal agar program yang direncanakan bersifat transparan dan akuntabel. Adapun manfaatnya adalah menyelaraskan persepsi seluruh warga madrasah, meminimalkan tumpang tindih program, serta memastikan bahwa seluruh rencana kerja bermuara pada visi besar madrasah.
Menanggapi hasil pemaparan dari seluruh komisi, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., memberikan apresiasi sekaligus arahan strategisnya. Beliau menekankan agar seluruh program kerja yang dirancang harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan berorientasi pada pelayanan prima.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh komisi yang telah berhasil menyusun draf program kerja dengan sangat detail. Melalui pemaparan ini, kita bisa melihat peta jalan MAN 2 Kulon Progo secara utuh. Catatan saya, pastikan semua program kerja ini berorientasi pada peningkatan mutu lulusan, penguatan karakter, serta mempertahankan prestasi kita sebagai madrasah keterampilan, riset, dan Adiwiyata. Setelah raker ini, mari kita berkomitmen bersama untuk mengeksekusi program-program ini dengan penuh tanggung jawab,” tegas Riza Faozi.
Rangkaian pleno hari kedua dan ketiga ini berjalan dengan dinamis dan interaktif. Banyaknya tanggapan dan masukan dari peserta raker menunjukkan besarnya kepedulian tenaga pendidik dan kependidikan dalam mengawal masa depan MAN 2 Kulon Progo yang lebih gemilang. (gia)