Yogyakarta (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Berdasarkan hasil penggabungan beberapa penilaian dari seluruh rangkaian proses seleksi yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026, pihak Richeese Factory menetapkan tujuh siswa asal MAN 2 Kulon Progo dinyatakan lulus untuk mengikuti Program Apprenticeship yang mulai dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026).
Penetapan peserta apprenticeship tersebut dilakukan setelah para siswa mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes kemampuan akademik umum, interview, psikotes, hingga Medical Check Up (MCU). Sebelumnya, tes akademik dan psikotes diselenggarakan secara daring di Ruang Komputer 1 Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan Panjatan, pada Kamis (7/5/2026). Selanjutnya, para peserta mengikuti tahapan MCU di Lab Kimia Farma Adisucipto pada Sabtu (9/5/2026).
Program apprenticeship ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara MAN 2 Kulon Progo dengan Richeese Factory dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di dunia industri makanan dan pelayanan. Selama tiga bulan ke depan, para siswa akan menjalani program magang di beberapa outlet Richeese Factory wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni RF Ambarukmo, RF Godean, RF Parangtritis, dan RF Sudirman.

Guru Keterampilan Tata Boga MAN 2 Kulon Progo, Eni Prasetyowati, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan siswa menembus seluruh tahapan seleksi apprenticeship tersebut.
“Program apprenticeship ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi siswa untuk belajar langsung di dunia industri. Mereka tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, komunikasi, pelayanan pelanggan, dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja profesional,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Unit Produksi Program Keterampilan MAN 2 Kulon Progo, H. Imam Muttaqien, menjelaskan bahwa keberhasilan siswa lolos apprenticeship menunjukkan kesiapan kompetensi siswa MAN 2 Kulon Progo untuk bersaing di dunia kerja.
“Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan program apprenticeship ini untuk meningkatkan keterampilan kerja dan memperluas pengalaman di dunia industri. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membangun link and match antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Pihak madrasah berharap seluruh peserta apprenticeship dapat mengikuti program dengan baik serta menjaga nama baik madrasah selama menjalani magang di masing-masing outlet penempatan.