Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Guna memastikan kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik secara optimal, MAN 2 Kulon Progo berkolaborasi dengan Puskesmas Panjatan menyelenggarakan kegiatan screening kesehatan berkala. Pemeriksaan kesehatan ini dipusatkan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, Kulon Progo, pada Kamis (10/09/2026).

Kegiatan screening kesehatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, seluruh siswa kelas X yang berjumlah 240 anak mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dengan tertib. Sebanyak enam orang petugas medis dari Puskesmas Panjatan diterjunkan langsung untuk memimpin jalannya pemeriksaan.

Dalam pelaksanaannya, rangkaian pemeriksaan fisik dan medis dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur oleh tim petugas kesehatan. Tahapan diawali dengan pengukuran status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT) para siswa. Setelah itu, para peserta didik menjalani pemeriksaan kesehatan mata yang mencakup tes buta warna serta uji ketajaman penglihatan guna memastikan kondisi penglihatan tetap normal dan tidak mengganggu proses belajar.

Tidak hanya pemeriksaan luar, tim medis juga menyelenggarakan pemeriksaan laboratorium sederhana yang meliputi pengecekan kadar gula darah dan pemeriksaan hemoglobin (Hb) khusus bagi siswa putri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan anemia. Selanjutnya, pemeriksaan tanda vital dan fisik dilakukan secara detail melalui pengukuran tekanan darah, pengecekan kesehatan kulit, hingga pemeriksaan kondisi gigi dan mulut. Sebagai penutup rangkaian pemeriksaan, petugas juga melalukan skrining perilaku berisiko untuk mengidentifikasi tingkat paparan asap rokok pada remaja, guna mengantisipasi dampak buruk kebiasaan merokok sejak dini.

Salah satu petugas Puskesmas Panjatan, Novita Rokhim, menjelaskan pentingnya deteksi dini kesehatan bagi kelompok usia remaja di lingkungan sekolah.
“Kegiatan screening ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi masalah kesehatan yang kerap dialami remaja, mulai dari anemia, gangguan penglihatan, hingga gaya hidup tidak sehat seperti merokok yang saat ini marak terpapar pada usia muda. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, kita bisa memberikan intervensi secara cepat. Jika ditemukan indikasi masalah kesehatan yang memerlukan penanganan khusus, kami akan memberikan surat rujukan agar siswa dapat ditindaklanjuti di fasilitas kesehatan tingkat lanjut,” tutur Novita Rokhim.

Inisiatif kolaboratif ini menyambut apresiasi positif dari pihak madrasah. Pembimbing Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) MAN 2 Kulon Progo, Asih Widiati, S.Pd., menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung kesejahteraan fisik para siswa.
“Kesehatan merupakan fondasi utama agar siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara maksimal. Melalui kolaborasi rutin bersama Puskesmas Panjatan ini, kami ingin memastikan seluruh siswa berada dalam kondisi fisik yang prima. Selain itu, hasil screening ini menjadi evaluasi penting bagi kami dan pengurus PIK-R serta PMR dalam merancang program edukasi kesehatan sebaya yang relevan di lingkungan madrasah,” ungkap Pembimbing PIK-R dan PMR MAN 2 Kulon Progo.
Pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Kegiatan ini akan dilanjutkan selama dua hari ke depan hingga seluruh sasaran pemeriksaan terpenuhi. (gia)