Rabu, 9 September 2026

Hari Kedua Smart Digital Parenting: Kepala MAN 2 Kulon Progo Dorong Implementasi Pengasuhan Digital di Madrasah

Yogyakarta (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Pelaksanaan program pelatihan “Smart Digital Parenting” yang diselenggarakan oleh ECPAT Indonesia, META, dan Dinas P3AP2 DIY di Hotel Santika Premiere Jogja resmi memasuki hari kedua pada Rabu (9/9/2026). Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., yang sejak hari pertama, kembali mengikuti seluruh rangkaian agenda hari kedua.

Setelah di hari pertama para peserta dibekali pemahaman mengenai regulasi serta aturan perlindungan anak di ranah daring dari Komdigi dan Rio Hendra, fokus agenda hari kedua beralih pada strategi praktis pengasuhan digital, keamanan platform media sosial, hingga penyusunan rencana aksi di lapangan.

Rangkaian kegiatan pagi hari diawali dengan ulasan balik (review) materi hari pertama, sebelum melangkah ke sesi pendalaman materi pengasuhan digital. Pemateri pertama, Oviani, memaparkan secara komprehensif mengenai pendampingan dan pola asuh anak di ranah daring. Dalam penyampaiannya, Oviani menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara orang tua dan anak serta bagaimana menyikapi perubahan perilaku anak di era serba digital tanpa mengesampingkan ruang tumbuh mereka.

Suasana pelatihan semakin interaktif saat memasuki materi berikutnya yang dibawakan langsung oleh tim Meta. Narasumber dari Meta membedah berbagai fitur keamanan, pengaturan privasi, serta mekanisme perlindungan anak yang tersedia di platform mereka. Tidak hanya mendengarkan paparan teori, para peserta juga diajak berpartisipasi aktif dalam Lokakarya Kartu Digital untuk mempraktikkan penggunaan media edukasi keamanan daring secara langsung.

Seluruh peserta merumuskan dan mempresentasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan di lembaga masing-masing. Pelatihan dua hari ini kemudian diakhiri dengan sesi refleksi, pengerjaan post-test, serta penutupan resmi oleh panitia.

Di sela-sela kegiatan hari kedua, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menggarisbawahi pentingnya pendalaman materi yang disajikan oleh para narasumber.

“Materi hari kedua ini sangat aplikatif dan menjadi jawaban atas keresahan para orang tua serta pendidik saat ini. Paparan naratif dari Ibu Oviani membuka wawasan kita bahwa pengasuhan digital tidak bisa lagi dengan restriksi buta, melainkan pendampingan yang bijak. Ditambah penjelasan teknis dari tim Meta mengenai fitur keamanan platform, kami jadi lebih memahami cara melindungi akun anak-anak di media sosial secara optimal,” tutur Riza Faozi.

Terkait manfaat konkret yang diperoleh, Riza Faozi menegaskan komitmennya untuk segera mengeksekusi Rencana Tindak Lanjut (RTL) di lingkungan MAN 2 Kulon Progo.

“Manfaat paling terasa dari kegiatan hari kedua ini adalah penyusunan Rencana Tindak Lanjut. Hasil diskusi dan pelatihan ini tidak akan berhenti di sini. Kami berkomitmen mengadopsi panduan pengasuhan digital dan sistem keamanan Meta ini untuk disosialisasikan kepada para guru, komite sekolah, hingga orang tua siswa MAN 2 Kulon Progo. Harapannya, tercipta kolaborasi yang kuat antara madrasah dan rumah dalam menjaga anak-anak dari risiko dunia digital,” pungkasnya. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Kakanmenag Kulon Progo Sebut MAN 2 KP Siap Implementasikan Kurikulum Berbasis Cinta Saat Sambut Kunjungan Sesditjen Pendis

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) –  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *