Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo resmi menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Kulon Progo yang berlangsung selama tiga hari, Senin–Rabu (7–9/9/2026). Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus komitmen madrasah dalam mendukung kemajuan pendidikan Islam di wilayah tersebut.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyambut baik terpilihnya madrasah yang dipimpinnya sebagai lokasi kompetisi. Ia menegaskan kesiapan penuh pihak sekolah untuk menyukseskan gelaran OMI tahun ini.
“Kami sangat bangga dan siap mendukung penuh pelaksanaan OMI di MAN 2 Kulon Progo. Pada prinsipnya, MAN 2 Kulon Progo selalu siap berkomitmen dan mendukung setiap agenda yang diselenggarakan oleh Kankemenag Kulon Progo maupun Kanwil Kemenag DIY. Kegiatan seperti ini sangat vital, utamanya dalam mendorong dan menambah kompetensi, baik bagi para guru maupun para siswa,” terangnya.

Ajang tahun ini diikuti oleh 408 peserta dari seluruh madrasah se-Kabupaten Kulon Progo serta perwakilan dari sekolah swasta seperti SMP Madinah El Quds dan SMAIT Abu Bakar Boarding School.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kulon Progo, Muhamad Dwi Putranto, S.Pd. M.M., dalam laporannya pada pembukaan OMI di Aula Riptaloka Kantor Kankemenag Kulon Progo, Senin (7/9/2026) pagi, menyampaikan bahwa jumlah peserta OMI tahun ini mengalami lonjakan signifikan hingga 82 persen.
“Rinciannya terdiri dari 147 peserta jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), 121 peserta jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 140 peserta jenjang Madrasah Aliyah (MA). Mengusung tagline ‘Islam, sains, dan ekoteologi: Menumbuhkan talenta serta menggerakkan inovasi madrasah untuk Indonesia maju’, kami berharap peserta yang lolos dapat melaju hingga ke tingkat nasional,” jelas Dwi Putranto.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kompetisi ini sebagai wadah fastabiqul khairat bagi seluruh siswa.
“Mari jaga integritas, kejujuran, dan sportivitas. Jadikan OMI sebagai pemacu motivasi belajar, sarana menggali potensi diri, dan ajang mengembangkan kemampuan untuk menghadapi perubahan dunia. Maksimalkan diri dalam berusaha, jadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber ilmu, serta semoga perwakilan Kulon Progo mampu membawa nama baik hingga ke tingkat nasional,” pesan Jamil. (gia)