Kamis, 18 Juni 2026

Puncak Harlah ke-59, MAN 2 Kulon Progo Gelar Pengajian Semarak Muharram

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Menandai puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-59, MAN 2 Kulon Progo menggelar Pengajian Semarak Muharram pada Rabu (17/06/2026). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dipusatkan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Unit 1 MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.

Sebelum memasuki acara puncak, madrasah ramah lingkungan ini telah sukses menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan pra-acara, mulai dari perlombaan antar-siswa hingga kegiatan sosial.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala MAN 2 Kulon Progo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang madrasah hingga mencapai usia ke-59 tahun.

“Alhamdulillah, di usia ke-59 tahun ini, MAN 2 Kulon Progo terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan riset, tetapi juga kokoh secara spiritual. Momentum Harlih yang bertepatan dengan menyambut bulan Muharram ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk melakukan refleksi, berhijrah menuju manajemen madrasah yang lebih modern, digital, dan akuntabel demi pelayanan terbaik bagi siswa dan masyarakat.”

Momen puncak Harlih ke-59 ini juga menjadi bukti nyata akselerasi digital di lingkungan MAN 2 Kulon Progo. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Dikmad) Kanwil Kemenag DIY hadir secara langsung untuk meresmikan (melaunching) 8 inovasi aplikasi pelayanan mutakhir.

Selain meluncurkan aplikasi, Kabid Dikmad juga berkesan memberikan penghargaan Anugerah Guru dan Pegawai Inspiratif serta Berdedikasi, meninjau gelaran Riset Expo karya siswa, serta menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MAN 2 Kulon Progo dengan berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Puskesmas Panjatan, dan KUA Panjatan guna memperkuat sinergi kelembagaan.

Sebagai acara inti, Pengajian Semarak Muharram menghadirkan Ustaz Bambang Bimo Suryono dari Persaudaraan Pencerita Muslim di Yogyakarta. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan menyentuh hati, Ustaz Bimo mengupas tuntas berbagai peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 10 Muharram dalam sejarah Islam, mulai dari diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Firaun hingga kisah-kisah penuh keteladanan para nabi lainnya.

Ia juga mengaitkan erat makna Tahun Baru Islam dengan motivasi dan spirit dalam dunia pendidikan.

“Peristiwa-peristiwa besar pada 10 Muharram mengajarkan kita tentang satu hal: kemenangan dan pertolongan Allah selalu datang kepada mereka yang berani melakukan perubahan (hijrah) dan bertahan dalam kebenaran. Di era modern ini, esensi hijrah bagi madrasah adalah hijrah literasi dan teknologi. Tahun Baru Islam harus menjadi bahan bakar motivasi pendidikan. Guru harus hijrah dari cara mengajar yang biasa menjadi luar biasa, dan siswa harus berhijrah dari rasa malas menuju semangat menuntut ilmu. Digitalisasi melalui 8 aplikasi tadi tidak akan berdampak besar tanpa adanya ‘hijrah hati’ untuk berkomitmen maju bersama.”

Acara ini selain diikuti oleh seluruh guru, pegawai, siswa juga dihadiri masyarakat sekitar. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Chandra Nuringtyas MAN 2 Kulon Progo Raih Juara 1 Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Kulon Progo 2026

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswi berbakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *