Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MAN 2 Kulon Progo pada tahun 2026. Melalui berbagai jalur seleksi nasional, mulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Poltekkes Kemenkes, hingga Seleksi Bersama Masuk (SIMAMA) Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, puluhan siswa berhasil meraih kursi di berbagai perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi kesehatan bergengsi di Indonesia.
Berdasarkan data yang dihimpun Tim Studi Lanjut MAN 2 Kulon Progo, sebanyak 47 siswa berhasil diterima melalui berbagai jalur seleksi nasional pada tahun 2026. Capaian tersebut menunjukkan kualitas akademik siswa MAN 2 Kulon Progo yang mampu bersaing di tingkat nasional serta keberhasilan program pendampingan studi lanjut yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh madrasah.
Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sebanyak 14 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB University), Universitas Sebelas Maret (UNS), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UPN Veteran Yogyakarta.
- Adzkiya Shobirotun Nisa: S1 Ilmu Komunikasi UPN
- Afmeina Faulani Sabila: S1 Agroteknologi UNS
- Aniqoh Meila Shofa: S1 Manajemen UPN
- Ghozali Maulana: S1 Ilmu Komunikasi UPN
- Halimah Sa’diyyah: D4 Prodi Teknologi Rekayasa Komputer IPB
- Irsyaad Hasanain: S1 Sistem Informasi UPN
- Nabilla Ashilah: S1 Ilmu Komunikasi UPN
- Nikheisha Iffa Fathina Sakhi: S1 Kimia UNS
- Nuri Isnaini Renawati: S1 Sistem Informasi UPN
- Sayyida Ulya Amanina: S1 Prodi Sastra Arab UGM
- Siti Rosidah: S1 Akuntansi UPN
- Sutansyah Faris Shalahuddin: S1 Sosiologi UIN Sunan Kalijaga
- Vivia Zahra Ardiningrum: S1 Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga
- Zahratul Chayati: S1 Prodi Sastra Arab UGM
Pada jalur SPAN-PTKIN, sebanyak 8 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi keagamaan Zahratul Chayati: Pendidikan Bahasa Arab UIN Sultan Syarif Kasim Riau
- Fathiyya Ramadhani: S1 Perbankan Syariah UIN Salatiga
- Muhammad Bilal Febriansyah: S1 Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Muhammad Haidar Daffa’As-Sabiq: S1 Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Muhammad Setiawan: S1 Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Sayyida Ulya Amanina: S1 Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Sutansyah Faris Shalahuddin: S1 Sosiologi Agama Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Vivia Zahra Ardiningrum: S1 Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Zahratul Chayati: Pendidikan Bahasa Arab UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Prestasi juga diraih pada jalur SPMB Poltekkes Kemenkes, di mana 8 siswa berhasil diterima pada berbagai program studi kesehatan. Lima siswa diterima di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan tiga siswa diterima di Poltekkes Kemenkes Surakarta.
- Adzkiya Shobirotun Nisa: D3 Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Alifa Putri Wulansari: Fisioterapi D3 Poltekkes Kemenkes Surakarta
- Dhefany Trisda Alam Sari: S1 Terapan Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Kayla Shafa Salsabila: Terapi Wicara dan Bahasa Poltekkes Kemenkes Surakarta
- Nidaa’ Maimuunah: Fisioterapi D3 Poltekkes Kemenkes Surakarta
- Safinatul Jannah: S1 Terapan Keperawatan Internasional Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Talitha Hasya Nadearistya: S1 Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Vivi Syaherlani D3 Kesehatan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Selain itu, sebanyak 5 siswa juga berhasil lolos melalui jalur SIMAMA Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (Polkesyo).
- Khanza Tsabita Camila Bilqis: D3 Sanitasi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Aisyah Fida’ul Haq: S1 Terapan Terapi Gigi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Alifa Fathin Luthfia: S1 Terapan Gizi dan Dietetika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Farda Kurnia Astuti: D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Hazna Aida Nurul Izzati: S1 Terapan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Sementara itu, pada jalur SNBT 2026, sebanyak 12 siswa berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri favorit. Mereka diterima di Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, UPN Veteran Yogyakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
- Ade Laila Fatimah: S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Aisyah Fida’ul Haq: S1 Agroteknologi Universitas Jenderal Soedirman
- Alifa Fathin Luthfia: S1 Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta
- Amelia Maymoza: S1 Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Yogyakarta
- Annisa Syifa Hani: S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro
- Fauzi Man Rifai: S1 Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Universitas Sebelas Maret
- Ghatfan Rafa Pratama: S1 Peternakan Universitas Brawijaya
- Hazna Aida Nurul Izzati: S1 Agroteknologi Universitas Jenderal Soedirman
- Lubna Nuha Inaya: S1 Teknik Informatika (Kampus Kabupaten Madiun) Universitas Sebelas Maret
- Lutfiatuz Zahroh: S1 Manajemen UPN Veteran Yogyakarta
- Raden Tri Agung Maduseno: S1 Terapan Manajemen dan Adiminstrasi Logistik Universitas Diponegara
- Tanina Maulani: S1 Sastra Jepang Universitas Jenderal Soedirman
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian para siswa yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian mereka.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, doa orang tua, dedikasi para guru, serta sinergi seluruh keluarga besar MAN 2 Kulon Progo. Kami bersyukur semakin banyak siswa yang mampu menembus perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi kesehatan melalui berbagai jalur seleksi. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi dan mempersiapkan masa depan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Studi Lanjut MAN 2 Kulon Progo, Giarto, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pendampingan yang dilakukan secara sistematis sejak siswa berada di kelas XI hingga kelas XII.
“Kami berupaya memberikan layanan studi lanjut secara komprehensif, mulai dari pemetaan minat dan bakat, pendampingan pemilihan program studi, konsultasi strategi pemilihan kampus, hingga pendampingan pendaftaran pada berbagai jalur seleksi. Hasil tahun ini menunjukkan bahwa siswa MAN 2 Kulon Progo mampu bersaing secara nasional dan diterima pada program studi yang sesuai dengan potensi serta cita-cita mereka masing-masing,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan MAN 2 Kulon Progo sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga sukses mengantarkan lulusannya melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi kesehatan terbaik di Indonesia. Madrasah berharap capaian ini dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari komitmen mewujudkan generasi yang unggul, berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global. (gia)