Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Inspirasi dari kakak kelas menjadi salah satu kunci keberhasilan Nabila Ashilah, siswa MAN 2 Kulon Progo, dalam meraih mimpinya. Terinspirasi dari alumni Mandaku, Dini Rizki Lestari, yang kini menempuh studi Ilmu Komunikasi di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Nabila termotivasi untuk mengikuti jejak tersebut hingga akhirnya berhasil lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Kepastian diterimanya Nabila di Program Studi S1 Ilmu Komunikasi diumumkan pada Selasa, 30 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Kulon Progo.
Sejak di bangku madrasah, Nabila dikenal sebagai siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang public speaking. Ia kerap dipercaya menjadi MC dan host dalam berbagai acara resmi madrasah. Selain itu, ia juga aktif dalam Mandaku English Speaking Club, organisasi kesiswaan yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Inggris.
Kemampuan komunikasinya yang baik serta kefasihannya dalam berbahasa Inggris membuat Nabila dikenal luas di kalangan teman-temannya. Hal ini semakin memperkuat pilihannya untuk melanjutkan studi di bidang Ilmu Komunikasi.

Terinspirasi Alumni
Dalam wawancara, Nabila mengungkapkan alasan memilih jurusan tersebut.
“Saya memilih Ilmu Komunikasi karena ingin mengasah dan belajar lebih dalam tentang dunia komunikasi. Saya mencoba melihat potensi diri saya dalam public speaking dan percaya diri di depan banyak orang. Dan yang membuat saya memilih Ilkom di UPN adalah karena terinspirasi dari alumni Mandaku, Mbak Dini Rizki Lestari, yang sekarang menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi di UPN,” ujarnya.
Perasaan Bahagia dan Haru
Nabila juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya.
“Alhamdulillah, perasaannya senang, bahagia, dan bersyukur karena kerja keras, usaha, dan doa selalu diiringi dengan harapan yang besar. Orang tua saya pun turut bersyukur dan bangga karena saya berhasil lolos SNBP, tetapi berpesan untuk tetap rendah hati, tidak boleh sombong, dan selalu bersyukur kepada Allah.”
Pesan untuk Madrasah dan Adik Kelas
Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan penuh motivasi.
“Terima kasih kepada madrasah dan Bapak/Ibu guru yang telah membantu dan membimbing saya dan teman-teman sehingga bisa lolos di PTN impian. Semoga madrasah kita tetap maju dan sukses serta membawa nama baik siswanya untuk bermimpi lebih tinggi. Untuk adik kelas, tetap semangat dan konsisten dalam belajar. Semoga apa yang diimpikan bisa tercapai dan kalian bisa menyusul kakak-kakaknya.” (gia)