Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Keaktifan dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Arab mengantarkan siswa MAN 2 Kulon Progo, Sayyida Ulya Amanina, meraih prestasi membanggakan. Berkat konsistensinya, ia berhasil diterima di Program Studi S1 Sastra Arab Universitas Gadjah Mada melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Pengumuman kelulusan tersebut diterima pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Keberhasilan ini tidak lepas dari kegigihannya dalam mengasah kemampuan bahasa Arab, baik melalui pembelajaran di kelas maupun berbagai kegiatan lomba dan forum ilmiah.
Sejak awal, Sayyida dikenal sebagai siswa yang aktif menggunakan bahasa Arab dalam berbagai kesempatan. Tahun 2025, ia mengikuti kompetisi dan berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Kabupaten Kulon Progo serta mewakili MA se-Kulon Progo untuk berlaga dalam ajang OBA tingkat DIY, dan meraih Juara harapan 1 Oba tingkat provinsi DIY.
Keaktifannya tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga menembus forum internasional. Dalam ajang Arab World Youth Summit, Sayyida Ulya Amanina berhasil meraih penghargaan Best Group Discussion pada Sabtu, 8 November 2025. Prestasi ini diraih melalui analisis kritisnya terhadap pidato Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menunjukkan kemampuan bahasa sekaligus wawasan global yang kuat.
Salah satu guru pembimbingnya, Ikhwan Nur Rois, M.Pd., menyampaikan bahwa keaktifan menjadi kunci utama keberhasilannya.
“Sayyida Ulya Amanina tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga aktif mempraktikkan bahasa Arab dalam berbagai kegiatan. Ia berani tampil, berdiskusi, dan mengikuti kompetisi. Inilah yang membuat kemampuannya berkembang pesat. Ia meraih nilai 98 dalam Tes Kemampuan Aademik mata pelajaran bahasa Arab,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan menggunakan bahasa Arab secara aktif sangat penting bagi siswa yang ingin unggul di bidang tersebut.
“Kemampuan bahasa tidak cukup dipelajari, tetapi harus dilatih terus-menerus. Sayyida Ulya Amanina telah membuktikan bahwa keaktifan adalah kunci kesuksesan,” imbuhnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keaktifan dalam berbahasa, ditambah dengan kerja keras dan konsistensi, mampu membuka jalan menuju perguruan tinggi impian. Diharapkan, prestasi Sayyida Ulya Amanina dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk lebih berani dan aktif dalam mengembangkan kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Arab. (gia)