Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Unit 1 MAN 2 Kulon Progo di Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan, pada Minggu siang. Keluarga Besar MAN 2 Kulon Progo menggelar acara Halalbihalal yang mempertemukan lintas generasi, mulai dari guru dan pegawai aktif hingga para purna tugas.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd. Ia juga memberikan hikmah syawalan. Ia membedah esensi “Teologi Cinta” yang diadaptasi dari pemikiran Prof. Dr. Nasarudin Umar dan kaidah cinta Syekh Syamsuddin Attabrizi.
Mengawali pesan, Wahib Jamil menekankan bahwa cinta bukan sekadar perasaan, melainkan penggerak kesadaran baru dalam bekerja dan beribadah.
“Dengan cinta, kita tidak lagi berkata ‘saya harus’, melainkan ‘saya cinta’. Mentalitas I have to pray berubah menjadi I love to pray. Begitu pula dalam pengabdian di madrasah, cinta membuat kita mencintai kerja keras, menghargai sesama, dan menjaga integritas dengan ketulusan,” urai Wahib Jamil.

Beliau menambahkan bahwa kekuatan cinta adalah energi positif yang melahirkan komitmen dan kelanggengan. Kebajikan yang didasari cinta akan menghasilkan kemuliaan yang berkesinambungan bagi institusi maupun pribadi.
Lebih lanjut, Kakan Kemenag mengutip poin-poin dari Qawaidu al ‘Isyq al Arbaun. Beliau mengingatkan bahwa cara manusia memandang Tuhan adalah cerminan dari cara memandang diri sendiri. Jika kita melihat Tuhan dengan kasih sayang, maka hati kita pun akan dipenuhi cinta.
Terkait hubungan antarmanusia, Wahib Jamil menekankan pentingnya mencintai ciptaan Tuhan dengan segala kekurangannya. “Hanya cinta yang mampu membersihkan noda kebencian dan prasangka di dalam jiwa. Puasa mensucikan tubuh, namun cinta mensucikan hati,” tegasnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh keluarga besar MAN 2 Kulon Progo menghargai perbedaan sebagai skema agung Tuhan. Memaksakan pandangan terhadap orang lain sama saja dengan tidak menghargai keunikan ciptaan-Nya.
Hadir pula dalam acara tersebut, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. dari Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY. Kehadiran para Kepala MAN 2 Kulon Progo periode sebelum tahun 2025 memberikan nuansa nostalgia sekaligus estafet kepemimpinan kepada Kepala Madrasah saat ini.
Kehadiran para guru dan pegawai yang telah purna tugas maupun yang telah mutasi ke tempat tugas baru, lengkap beserta keluarga mereka, menjadikan acara ini sebagai ajang penguat simpul kekeluargaan yang tak putus oleh jarak maupun masa jabatan. (gia)