Jumat, 13 Maret 2026

MAN 2 Kulon Progo Gelar Review Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Mengawali persiapan tahun ajaran baru, MAN 2 Kulon Progo menggelar agenda strategis “Review Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027”. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo pada Jumat (13/03/2026), dengan melibatkan seluruh guru dan pegawai.

Hadir sebagai narasumber utama adalah Hj. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. dari Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, serta Hj. Kalimah, S.Ag., M.A. selaku Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen madrasah dalam menyusun dokumen kurikulum yang tidak hanya administratif, tetapi juga aplikatif.

“Review kurikulum ini adalah komitmen kita untuk terus berbenah. Kita ingin memastikan bahwa apa yang kita ajarkan di kelas selaras dengan visi madrasah dan kebutuhan masa depan peserta didik. Saya berharap seluruh guru dapat menyerap materi hari ini agar dokumen kurikulum kita menjadi panduan operasional yang nyata dalam mencetak generasi unggul,” ujar Riza Faozi.

Di antara yang Hj. Anita Isdarmini paparkan adalah catatan khusus mengenai status MAN 2 Kulon Progo sebagai satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Menurutnya, nilai-nilai Zona Integritas tersebut harus terinternalisasi secara eksplisit dalam dokumen kurikulum.

“Sebagai madrasah berpredikat WBK, nilai integritas dan akuntabilitas harus muncul sebagai ruh dalam kurikulum. Selain itu, kita harus mulai menerapkan konsep ‘Kurikulum Berbasis Cinta’ dan Deep Learning untuk menciptakan kedalaman pemahaman siswa. Ingat, pilihan mata pelajaran bagi kelas XI dan XII harus benar-benar didasarkan pada minat murid, bukan keinginan madrasah, karena ini akan menjadi basis mereka dalam menghadapi TKA (Tes Kompetensi Akademik) sebagai pengganti ANBK untuk seleksi masuk PTN,” tegas Anita Isdarmini.

Sementara itu, Hj. Kalimah memaparkan aspek teknis mengenai analisis karakteristik madrasah dan perencanaan pembelajaran. Beliau mengingatkan bahwa kurikulum harus menjadi instrumen yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Penyusunan kurikulum harus diawali dengan analisis karakteristik madrasah yang kuat. Kita harus mengorganisasikan pembelajaran yang relevan dengan potensi lokal namun tetap berwawasan global. Kurikulum yang kita susun adalah dokumen hidup yang harus mampu menjawab tantangan pendidikan saat ini secara fleksibel dan tepat sasaran,” ungkap Kalimah.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum menyampaikan harapannya, “Diharapkan dengan review ini, MAN 2 Kulon Progo bisa memperbaiki dokumen Kurikulum sebelum pelaksanaan uji publik sehingga nantinya dokumen kurikulum ini bisa dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan madrasah Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi kelompok di mana para guru mulai menyusun sistematika dokumen kurikulum sesuai dengan pedoman terbaru, guna memastikan kesiapan madrasah menyongsong tahun pelajaran 2026/2027. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Semarak Ramadan di MAN 2 Kulon Progo: Adu Bakat dan Religi di Pesantren Ramadhan 1447 H

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Menjelng hari terakhir rangkaian Pesantren Ramadan 1447 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *