Kamis, 12 Maret 2026

MAN 2 Kulon Progo Pererat Silatuahmi dan Hidangan Buka Puasa di 2 Pondok Pesantren

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Memasuki suasana syahdu bulan suci Ramadan, MAN 2 Kulon Progo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan silaturahmi dan berbagi. Pada Jumat (6/3/2026), delegasi madrasah mengunjungi 2 lembaga pendidikan Islam sekaligus untuk menyalurkan hidangan berbuka puasa dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Kedua lokasi yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Dhuafa & Yatim Al-Iman di Serangrejo, Kulwaru, Wates; serta LKSA Darul Aitam dan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Karangwuluh, Temon.

Hadir mewakili keluarga besar MAN 2 Kulon Progo, Kepala Unit Keagamaan, Dra. Hj. Siti Muslimah, M.Pd., didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Dwi Rina Yunianti, S.Si. Turut serta dalam rombongan, perwakilan pengurus OSIS (OSIMADA) dan anggota Mandaku Islamic Youth (MIY) sebagai bentuk edukasi kepedulian bagi para siswa.

Di Pondok Pesantren Al-Iman, rombongan disambut dengan ramah oleh salah satu pengasuh, Bu Nyai Isngarso. Sementara di LKSA Darul Aitam dan Ponpes Al-Hidayah, kehadiran mereka diterima oleh Bu Nyai Anis Roihatul Jannah dan Bu Nyai Luluk Junaidi.

Para pengasuh menitipkan salam takzim bagi Kepala Madrasah serta seluruh keluarga besar MAN 2 Kulon Progo. Doa-doa terbaik pun dipanjatkan agar madrasah ini semakin maju, jaya, dicintai masyarakat, serta melahirkan generasi yang shalih dan shalihah.

Kunjungan ini juga menjadi ajang pemantauan kerja sama (MoU) yang telah terjalin. Di Darul Aitam, pengurus pondok melaporkan perkembangan positif para santri. Berkat program Tarling (Keterampilan Keliling) yang diinisiasi MAN 2 Kulon Progo, para santri kini telah mempraktikkan keterampilan membuat penganan.

“Beberapa hari ke depan, para santri bahkan berencana memproduksi parsel lebaran secara mandiri,” ungkap salah satu pengurus Darul Aitam dengan bangga.

Kabar inspiratif juga datang dari Ponpes Al-Iman. Bu Nyai Isngarso menceritakan sosok Jihan Mudawamah, alumni MAN 2 Kulon Progo yang pernah nyantri di sana. Jihan kini telah sukses menjadi seorang perawat dan tetap menjaga hafalannya sebagai seorang hafizah. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan madrasah mampu menyelaraskan karier profesional dengan nilai-nilai religius.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kulon Progo berharap tidak hanya sekadar berbagi hidangan fisik, tetapi juga menanamkan karakter empati kepada para siswa yang terlibat langsung. Silaturahmi ini menegaskan peran madrasah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Kulon Progo. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Inspirasi Alumni: Shiham Taqiyuddin Yahya Ajak Siswa MAN 2 Kulon Progo Bijak Berteknologi di Pesantren Ramadhan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Aula Gedung Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *