Kamis, 12 Maret 2026

Siswa MAN 2 Kulon Progo Dibekali Karakter Tangguh melalui Program BRUS KUA Panjatan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Memasuki hari keempat Pesantren Ramadan 1447 H, MAN 2 Kulon Progo menghadirkan materi yang sangat relevan bagi masa depan siswa, yakni “Remaja Berkarakter Kuat, Pandai Kelola Diri”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan, pada Kamis (5/3).

Acara ini menghadirkan narasumber R. Wisnu Murti, S.HI, M.SI. dari Tim Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan. Materi ini diikuti secara antusias oleh siswa-siswi kelas X dan XI yang didampingi oleh bapak/ibu guru pendamping.

Dalam paparannya, Wisnu Murti menjelaskan bahwa karakter seorang remaja tidak tumbuh secara instan, melainkan dipengaruhi secara mendalam oleh lima faktor utama: pola asuh keluarga, pergaulan, pendidikan, lingkungan sekitar, dan fondasi agama. Beliau menekankan pentingnya bagi siswa untuk memiliki kemampuan mengelola diri di tengah arus pergaulan remaja yang semakin kompleks.

Wisnu membedah tiga poin krusial dalam pembentukan karakter unggul:

  1. Konsistensi dalam Bertindak: Remaja harus teguh pada nilai, norma, dan etika yang ditandai dengan perilaku jujur. Hal ini sesuai dengan pesan dalam QS. At-Taubah ayat 119 (sebagaimana dirujuk dalam materi kejujuran): “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar (jujur).”
  2. Resiliensi Psikologis: Kemampuan untuk beradaptasi, bertahan, dan bangkit kembali dari pengalaman traumatis atau kegagalan. Karakter ini ditandai dengan sifat sabar dan tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.
  3. Adab dan Budi Pekerti: Menjaga norma yang bersumber dari ajaran Islam yang mencakup keselarasan antara keimanan, perkataan, dan perbuatan.

Pernyataan R. Wisnu Murti, S.HI, M.SI.: “Menjadi remaja yang cerdas secara akademik saja tidak cukup. Kalian harus menjadi pribadi yang ‘resilien’, yaitu pribadi yang tidak mudah patah saat menghadapi kegagalan. Kejujuran adalah mahkota karakter, sementara kesabaran adalah mesin penggerak untuk terus bangkit. Jika kalian pandai mengelola diri, maka lingkungan tidak akan bisa mendikte arah hidup kalian ke hal-hal negatif.”

Ketua Panitia Pesantren Ramadan 1447 H, Cholid Zamroni, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kehadiran tim BRUS dari KUA Panjatan sangat membantu madrasah dalam memberikan wawasan praktis mengenai kematangan psikologis siswa dari sudut pandang agama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tim BRUS KUA Panjatan. Materi hari ini adalah upaya kita membentengi siswa agar tidak hanya pandai secara teori, tetapi juga kokoh secara mental. Kami berharap, melalui materi ‘Remaja Berkarakter Kuat’ ini, siswa MAN 2 Kulon Progo tumbuh menjadi pribadi yang jujur sesuai tuntunan Al-Qur’an dan memiliki daya saing tinggi dengan adab yang mulia.” Tutur Cholid Zamroni.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif mengenai problematika remaja, yang diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi para siswa dalam menghadapi dinamika usia sekolah. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Inspirasi Alumni: Shiham Taqiyuddin Yahya Ajak Siswa MAN 2 Kulon Progo Bijak Berteknologi di Pesantren Ramadhan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Aula Gedung Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *