Kamis, 12 Maret 2026

Sambut Tahun Ajaran 2026/2027, MAN 2 Kulon Progo Matangkan Kurikulum Operasional Melalui Rapat Maraton

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Menyongsong berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026, MAN 2 Kulon Progo mulai tancap gas mempersiapkan landasan pendidikan untuk periode mendatang. Tim Pengembang Kurikulum (TPK) menggelar rapat lanjutan intensif guna menyusun Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Rapat yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (3-4 Maret 2026), ini bertempat di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT), Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan. Agenda utama pertemuan ini adalah presentasi rancangan dari masing-masing bidang pengembangan setelah pada rapat sebelumnya tim telah menuntaskan tahap evaluasi.

Acara dibuka langsung oleh Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., pada Selasa (3/3). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas yang menentukan arah kualitas lulusan.

“Kurikulum Operasional yang kita susun hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis. Saya meminta seluruh tim untuk tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter melalui moderasi beragama, penguatan keterampilan, dan digitalisasi. Kita ingin MAN 2 Kulon Progo tetap menjadi madrasah yang aman melalui program SPAB, nyaman dengan predikat Ramah Anak dan Adiwiyata, serta akuntabel dalam bingkai Zona Integritas. Mari kita curahkan dedikasi terbaik agar dokumen ini menjadi pijakan kuat bagi kesuksesan siswa kita di tahun ajaran baru nanti.” Tegas H. Riza Faozi.

Rapat dipimpin oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si., dengan didampingi oleh Kepala Unit Produksi Program Keterampilan, Imam Muttaqien. Suasana ruang teater tampak hidup dengan berbagai presentasi dan kajian strategis yang disampaikan oleh para anggota TPK.

Beberapa poin krusial yang dibedah dalam rapat tersebut meliputi penguatan program keterampilan – Inovasi pada unit produksi agar lebih kompetitif; aspek sSpiritual – pengembangan program Boarding School dan target Tahfidz; lingkungan dan keamanan – penguatan Madrasah Ramah Anak, Adiwiyata, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), transformasi digital – percepatan digitalisasi madrasah di semua lini layanan; dan tata kelola – pemantapan pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Seluruh pandangan, kritik, dan saran yang muncul selama dua hari tersebut akan dirumuskan kembali secara mendalam dalam forum lanjutan yang dijadwalkan dalam waktu dekat untuk mempertajam draf kurikulum.

Penyusunan Kurikulum Operasional ini merupakan rangkaian proses panjang yang terukur. Dimulai dari evaluasi dokumen Kurikulum 2025/2026, penyusunan draf awal, hingga kajian melalui analisis SWOT yang mendalam.

“Setelah presentasi ini, tahap berikutnya adalah review draf dan uji publik untuk mendapatkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Kami menargetkan seluruh proses ini rampung dan dokumen kurikulum resmi disahkan selambat-lambatnya pada 30 Juni 2026,” pungkas Kurnia Panca Dewi di sela-sela rapat. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Inspirasi Alumni: Shiham Taqiyuddin Yahya Ajak Siswa MAN 2 Kulon Progo Bijak Berteknologi di Pesantren Ramadhan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Aula Gedung Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *