Kamis, 12 Maret 2026

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, MAN 2 Kulon Progo Tebar Kebaikan Lewat Aksi ‘MandaCare’

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Suasana sore di seputaran Kota Wates pada Jumat, 27 Februari 2026, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk masyarakat yang menanti waktu berbuka puasa, puluhan siswa yang tergabung dalam organisasi kesiswaan MAN 2 Kulon Progo tampak sigap menyapa warga. Hari itu, madrasah yang dikenal dengan julukan Mandaku ini kembali menggelar aksi sosial bertajuk “MandaCare” sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Para penunggu pasien di RSUD Wates

Aksi MandaCare kali ini difokuskan pada penyaluran 150 boks hidangan buka puasa yang menyasar titik-titik strategis di pusat kota. Mulai dari lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, terminal, stasiun kereta api, Pasar Wates, hingga area RSUD Wates. Sasaran utamanya adalah mereka yang kurang beruntung, para pekerja jalanan yang masih berjibaku dengan tugasnya, hingga para penunggu pasien di rumah sakit yang mungkin tidak sempat mencari hidangan berbuka atau merayakannya bersama keluarga di rumah.

Koordinator acara, Dra. Hj. Siti Muslimah, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan upaya menanamkan karakter empati pada diri siswa. Di bawah arahan beliau, para pengurus OSIS dan Mandaku Islamic Youth (MIY) turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat. Semangat gotong royong dan kemanusiaan terasa kental saat para siswa berinteraksi langsung dengan masyarakat di jalanan.

“Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa keberkahan rezeki yang kita miliki akan lebih bermakna saat dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau sedang tertahan oleh pekerjaan sehingga tidak bisa berbuka di rumah. Melalui MandaCare, kami berharap dapat meringankan sedikit beban sesama sekaligus menyambung tali silaturahmi antara madrasah dan masyarakat luas,” ungkap Siti Muslimah di sela-sela kegiatan.

Kehadiran para siswa ini disambut dengan senyum syukur oleh warga. Salah satu momen menyentuh terjadi saat tim bertemu dengan ibu di sekitar Pasar Wates. Dengan raut wajah haru setelah menerima kotak hidangan, ia menyampaikan rasa terima kasihnya dalam bahasa Jawa yang tulus.

Matur nuwun sanget, alhamdulillah, kula saget ngrampungaken pedamelan kula, lan mboten keseso wangsul kangge buka. Mugi-mugi MAN 2 Kulon Progo tansah dipun tresnani masyarakat, lan putra-putra dados lare-lare ingkang saleh lan dumugi ingkang kasedya (Terima kasih sekali, alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan pekerjaan saya dan tidak terburu-buru pulang untuk buka. Semoga MAN 2 Kulon Progo selalu dicintai masyarakat, dan anak-anak menjadi anak yang saleh serta tercapai apa yang dicita-citakan),” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Aksi yang berlangsung hingga menjelang kumandang azan Magrib ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Dengan berakhirnya pembagian 150 boks, buah karya para siswa program keterampilan tata boga MAN 2 Kulon Progo, Madrasah berharap semangat berbagi ini dapat terus konsisten dilakukan. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Inspirasi Alumni: Shiham Taqiyuddin Yahya Ajak Siswa MAN 2 Kulon Progo Bijak Berteknologi di Pesantren Ramadhan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Aula Gedung Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *