Kamis, 12 Maret 2026

MAN 2 Kulon Progo Gelar Bimtek Adiwiyata Menuju Adiwiyata Mandiri

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Adiwiyata dengan tema “Implementasi Permen Nomor 5 Tahun 2025 di MAN 2 Kulon Progo: Menuju Adiwiyata Mandiri” pada Rabu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program Adiwiyata merupakan bagian strategis dari penguatan karakter peserta didik dan implementasi nilai-nilai kepedulian lingkungan di madrasah.

“Bimtek Adiwiyata ini menjadi langkah penting bagi MAN 2 Kulon Progo dalam mengimplementasikan Permen Nomor 5 Tahun 2025 secara terencana dan berkelanjutan. Adiwiyata bukan hanya program, tetapi budaya hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan yang harus tumbuh dari kesadaran seluruh warga madrasah,” ujar H. Riza Faozi.

Beliau juga menekankan bahwa keterlibatan peserta didik melalui organisasi kesiswaan merupakan kunci keberhasilan program Adiwiyata.

“Kami mendorong peserta didik sebagai kader lingkungan agar mampu menjadi penggerak utama perubahan perilaku ramah lingkungan, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat,” tambahnya.

Bimtek ini diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari organisasi kesiswaan Taman Mandaku (Tim Adiwiyata Tamandaku) serta perwakilan lima organisasi kesiswaan lainnya, yaitu OSIMADA (OSIS MAN 2 Kulon Progo), MPK, Duta Literasi MAN 2 Kulon Progo, Mandaku Islamic Youth, dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR), dengan pendampingan beberapa guru.

Sebagai pemateri pertama, Dra. Vipti Retna Nugraheni, M.Ed. menyampaikan materi Implementasi Permen Nomor 5 Tahun 2025 di MAN 2 Kulon Progo menuju Adiwiyata Mandiri. Ia menjelaskan pentingnya kesiapan dokumen, perencanaan program, serta konsistensi pelaksanaan kegiatan Adiwiyata di madrasah.

“Keberhasilan Adiwiyata ditentukan oleh kesiapan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang konsisten, serta keterlibatan aktif seluruh warga madrasah, terutama peserta didik sebagai kader Adiwiyata,” jelasnya.

Pemateri kedua, Isna Mansuuroh, S.Pd., M.Pd., memaparkan materi tentang pengelolaan sampah dan ekobrik. Ia mengajak peserta untuk mempraktikkan pengelolaan sampah secara bijak sebagai bentuk nyata kepedulian lingkungan.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan sejak sumbernya. Ekobrik adalah solusi sederhana namun berdampak besar dalam mengurangi sampah plastik dan menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik,” ungkap Isna Mansuuroh.

Kegiatan Bimtek semakin bermakna dengan adanya praktik pengelolaan sampah secara outdoor, di mana peserta secara langsung mempraktikkan pemilahan sampah dan pembuatan ekobrik di lingkungan madrasah.

Sementara itu, Pembina Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo, Drs. H. Amir Ma’ruf, MA, menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas kader Adiwiyata di MAN 2 Kulon Progo.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin membekali Tim Adiwiyata dan organisasi kesiswaan dengan pemahaman yang utuh tentang konsep, regulasi, dan praktik Adiwiyata. Harapannya, peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara nyata dan berkelanjutan,” tutur H. Amir Ma’ruf.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara peserta didik, guru, dan pimpinan madrasah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan MAN 2 Kulon Progo menuju Adiwiyata Mandiri. (gia)

Bagikan pada...

Lihat juga

Inspirasi Alumni: Shiham Taqiyuddin Yahya Ajak Siswa MAN 2 Kulon Progo Bijak Berteknologi di Pesantren Ramadhan

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Aula Gedung Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *