{"id":9729,"date":"2023-09-27T15:08:30","date_gmt":"2023-09-27T08:08:30","guid":{"rendered":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/?p=9729"},"modified":"2026-10-04T01:10:28","modified_gmt":"2026-10-03T18:10:28","slug":"searching-informatika-kelas-x","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/2023\/09\/27\/searching-informatika-kelas-x\/","title":{"rendered":"Searching (Informatika Kelas X)"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"color: #0f766e; border-bottom: 3px solid #0f766e; padding-bottom: 8px;\">Informatika Kelas X \u2014 Bab 2: Berpikir Komputasional<\/h2>\n<h3 style=\"color: #334155; font-weight: normal; margin-top: -6px;\">Bagian B: Pencarian (Searching)<\/h3>\n<p><strong>Pengampu :<\/strong> Zuli Irawanto, ST<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"background: #0f766e; color: #ffffff; padding: 10px 16px; border-radius: 8px;\">\ud83c\udfaf Tujuan Pembelajaran<\/h3>\n<p>Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:<\/p>\n<ol>\n<li>Menjelaskan pengertian pencarian (<em>searching<\/em>) data.<\/li>\n<li>Membedakan cara kerja Pencarian Berurutan (<em>Sequential\/Linear Search<\/em>) dan Pencarian Biner (<em>Binary Search<\/em>).<\/li>\n<li>Menjelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode pencarian.<\/li>\n<li>Memberikan contoh penerapan pencarian data dalam kehidupan sehari-hari.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h3 style=\"background: #0ea5e9; color: #ffffff; padding: 10px 16px; border-radius: 8px;\">1. Pengantar<\/h3>\n<p><strong>Pencarian (<em>searching<\/em>)<\/strong> adalah proses menemukan suatu data atau nilai tertentu di dalam sekumpulan data. Kegiatan ini sangat sering kita lakukan, misalnya mencari nama di daftar hadir, mencari kata di kamus, atau mencari kontak di ponsel.<\/p>\n<p>Dalam informatika, terdapat dua metode pencarian dasar yang paling umum dipelajari: <strong>Pencarian Berurutan<\/strong> dan <strong>Pencarian Biner<\/strong>. Keduanya punya cara kerja dan situasi penggunaan yang berbeda.<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"background: #6366f1; color: #ffffff; padding: 10px 16px; border-radius: 8px;\">2. Metode Pencarian Data<\/h3>\n<p><!-- ===== SEQUENTIAL SEARCH ===== --><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #e2e8f0; border-radius: 12px; padding: 16px; margin-bottom: 20px; box-sizing: border-box;\">\n<h4 style=\"color: #14b8a6; margin-top: 0; margin-bottom: 8px;\">\ud83d\udd0e Pencarian Berurutan <span style=\"font-weight: normal; color: #64748b;\">(Sequential\/Linear Search)<\/span><\/h4>\n<p style=\"margin-top: 0;\">Memeriksa data <strong>satu per satu<\/strong> mulai dari data pertama hingga data ditemukan atau seluruh data habis diperiksa. Metode ini sederhana dan bisa dipakai meskipun data <strong>belum terurut<\/strong>, tetapi akan semakin lambat jika jumlah data sangat banyak.<\/p>\n<div style=\"text-align: center; margin: 14px 0;\"><img decoding=\"async\" style=\"max-width: 100%; height: auto; border-radius: 12px; border: 1px solid #e2e8f0; display: block; margin: 0 auto;\" src=\"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-b1-sequential-search.png\" alt=\"Ilustrasi Sequential Search\" \/><\/div>\n<p style=\"color: #334155; font-weight: bold; margin-bottom: 6px;\">\ud83c\udfae Simulasi Pencarian Berurutan<\/p>\n<div style=\"width: 100%; max-width: 100%; overflow-x: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; border-radius: 12px; box-sizing: border-box;\"><iframe loading=\"lazy\" style=\"border: none; border-radius: 12px; display: block; width: 100%; min-width: 320px;\" src=\"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/aplikasi\/simulasi\/pencarian\/simulasi-search.html\" width=\"100%\" height=\"320\" scrolling=\"auto\"><\/iframe><\/div>\n<p style=\"color: #64748b; font-size: 13px; font-style: italic; margin: 6px 0 0;\">Geser ke samping jika tampilan simulasi belum terlihat utuh di layar HP.<\/p>\n<\/div>\n<p><!-- ===== BINARY SEARCH ===== --><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #e2e8f0; border-radius: 12px; padding: 16px; margin-bottom: 20px; background: #f8fafc; box-sizing: border-box;\">\n<h4 style=\"color: #0ea5e9; margin-top: 0; margin-bottom: 8px;\">\u26a1 Pencarian Biner <span style=\"font-weight: normal; color: #64748b;\">(Binary Search)<\/span><\/h4>\n<p style=\"margin-top: 0;\">Mencari data dengan cara membandingkan nilai target dengan <strong>data tengah<\/strong>, lalu membuang separuh data yang tidak mungkin berisi target. Proses ini diulang pada separuh data yang tersisa. Syaratnya, <strong>data harus sudah terurut<\/strong> terlebih dahulu \u2014 namun hasilnya jauh lebih cepat dibanding pencarian berurutan.<\/p>\n<div style=\"text-align: center; margin: 14px 0;\"><img decoding=\"async\" style=\"max-width: 100%; height: auto; border-radius: 12px; border: 1px solid #e2e8f0; display: block; margin: 0 auto;\" src=\"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-b2-binary-search.png\" alt=\"Ilustrasi Binary Search\" \/><\/div>\n<p style=\"color: #334155; font-weight: bold; margin-bottom: 6px;\">\ud83c\udfae Simulasi Pencarian Biner<\/p>\n<div style=\"width: 100%; max-width: 100%; overflow-x: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; border-radius: 12px; box-sizing: border-box;\"><iframe loading=\"lazy\" style=\"border: none; border-radius: 12px; display: block; width: 100%; min-width: 320px;\" src=\"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/aplikasi\/simulasi\/pencarian\/simulasi-binary.html\" width=\"100%\" height=\"360\" scrolling=\"auto\"><\/iframe><\/div>\n<p style=\"color: #64748b; font-size: 13px; font-style: italic; margin: 6px 0 0;\">Geser ke samping jika tampilan simulasi belum terlihat utuh di layar HP.<\/p>\n<\/div>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 16px 0;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #0f766e; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #0f766e; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Aspek<\/span><\/th>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #0f766e; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sequential Search<\/span><\/th>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #0f766e; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Binary Search<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #f0fdfa;\">\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\"><strong>Syarat data<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Boleh belum terurut<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Wajib sudah terurut<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\"><strong>Kecepatan<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Lambat untuk data besar<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Sangat cepat, walau data besar<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #f0fdfa;\">\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\"><strong>Kemudahan<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Sangat mudah diimplementasikan<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Sedikit lebih rumit<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<hr \/>\n<h3 style=\"background: #f59e0b; color: #ffffff; padding: 10px 16px; border-radius: 8px;\">3. Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari<\/h3>\n<ul>\n<li><strong style=\"color: #14b8a6;\">Sequential Search<\/strong> \u2014 mencari nama di daftar hadir kelas yang belum diurutkan, memeriksa satu per satu dari atas.<\/li>\n<li><strong style=\"color: #0ea5e9;\">Binary Search<\/strong> \u2014 mencari kata di kamus cetak: langsung buka ke tengah, lihat apakah kata yang dicari ada di sebelum atau sesudahnya, lalu ulangi pada separuh halaman yang tersisa.<\/li>\n<li>Fitur <em>&#8220;cari&#8221;<\/em> (Ctrl+F) pada aplikasi dan mesin pencari di internet juga memakai prinsip pencarian data, walau dengan algoritma yang lebih kompleks.<\/li>\n<li>Aplikasi sekolah seperti absensi digital atau CBT online perlu memilih metode pencarian yang tepat agar data siswa\/soal bisa ditemukan dengan cepat.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h3 style=\"background: #14b8a6; color: #ffffff; padding: 10px 16px; border-radius: 8px;\">4. Rangkuman<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Pencarian (searching)<\/strong> adalah proses menemukan data tertentu di dalam sekumpulan data.<\/li>\n<li><strong style=\"color: #14b8a6;\">Sequential Search<\/strong> memeriksa data satu per satu, cocok untuk data belum terurut namun lambat untuk data besar.<\/li>\n<li><strong style=\"color: #0ea5e9;\">Binary Search<\/strong> membagi dua data terurut secara berulang, jauh lebih cepat namun mensyaratkan data sudah terurut.<\/li>\n<li>Pemilihan metode pencarian disesuaikan dengan kondisi data dan kebutuhan kecepatan.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<div style=\"background: #eef2ff; border: 2px dashed #6366f1; border-radius: 12px; padding: 14px 20px; margin: 16px 0;\">\n<h4 style=\"color: #4338ca; margin-top: 0;\">\ud83c\udf31 Pengayaan (Opsional)<\/h4>\n<p style=\"margin-bottom: 0; color: #312e81;\">Selain Sequential dan Binary Search, dunia informatika juga mengenal metode pencarian yang lebih canggih, misalnya:<\/p>\n<ul style=\"color: #312e81; margin-top: 6px;\">\n<li><strong>Hashing<\/strong> \u2014 mengubah data menjadi &#8220;kode&#8221; unik (hash) agar bisa langsung ditemukan tanpa membandingkan satu per satu. Dipakai pada penyimpanan password dan tabel basis data besar.<\/li>\n<li><strong>Pencarian pada Struktur Pohon\/Graf<\/strong> \u2014 dipakai untuk mencari jalur atau data pada struktur yang saling terhubung, misalnya rute pada aplikasi peta atau algoritma rekomendasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"color: #312e81; margin-bottom: 0;\"><em>Keduanya akan kamu pelajari lebih dalam pada jenjang\/mata kuliah informatika lanjutan \u2014 cukup dikenali dulu istilahnya di sini.<\/em><\/p>\n<\/div>\n<hr \/>\n<div style=\"background: #fdf2f8; border: 2px solid #ec4899; border-radius: 12px; padding: 16px 20px; margin: 16px 0;\">\n<h3 style=\"color: #db2777; margin-top: 0;\">\ud83d\udc97 Nilai Panca Cinta: Cinta Sesama Manusia<\/h3>\n<p style=\"color: #831843;\">Memilih metode pencarian yang tepat dan efisien bukan sekadar soal kecepatan komputer \u2014 tetapi juga soal <strong>menghargai waktu orang lain<\/strong>. Sistem yang lambat membuat orang menunggu lebih lama, sedangkan sistem yang efisien membantu banyak orang terlayani dengan cepat. Merancang solusi yang efisien adalah salah satu wujud kepedulian kita kepada sesama.<\/p>\n<p style=\"color: #831843;\"><em>Refleksi: Pernahkah kamu menunggu lama saat mencari sesuatu (data, barang, informasi)? Bagaimana perasaanmu, dan apa yang bisa kamu pelajari dari pengalaman itu?<\/em><\/p>\n<\/div>\n<hr \/>\n<div style=\"background: #f0fdfa; border: 2px solid #0f766e; border-radius: 12px; padding: 16px 20px; margin: 16px 0;\">\n<h3 style=\"color: #0f766e; margin-top: 0;\">\ud83d\udcdd Tugas Siswa<\/h3>\n<p><strong>Tugas: Simulasi Pencarian Data<\/strong><\/p>\n<p>Perhatikan deretan angka berikut: <strong>12, 5, 18, 9, 3, 21, 7, 14<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Carilah angka <strong>21<\/strong> menggunakan cara <strong>Sequential Search<\/strong>. Tuliskan urutan angka yang kamu periksa satu per satu sampai ditemukan.<\/li>\n<li>Urutkan deretan angka di atas dari kecil ke besar, lalu carilah angka <strong>14<\/strong> menggunakan cara <strong>Binary Search<\/strong>. Tuliskan langkah &#8220;bagi dua&#8221;-nya (data tengah yang diperiksa di setiap langkah).<\/li>\n<li>Menurutmu, metode mana yang lebih cepat untuk mencari angka pada data di atas? Jelaskan alasanmu.<\/li>\n<\/ol>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; background: #ffffff;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #0f766e; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #0f766e; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pertanyaan<\/span><\/th>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #0f766e; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jawaban<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Urutan pemeriksaan Sequential Search<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">\u2026<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Data setelah diurutkan<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">\u2026<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Langkah-langkah Binary Search<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">\u2026<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">Metode paling cepat &amp; alasannya<\/td>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #cbd5e1;\">\u2026<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"margin-top: 14px;\"><strong>Pertanyaan Refleksi Panca Cinta:<\/strong><br \/>\nJelaskan bagaimana memilih metode pencarian yang tepat dan efisien merupakan salah satu wujud <strong>Cinta Sesama Manusia<\/strong> \u2014 terutama dalam menghargai waktu orang lain yang menggunakan sistem\/aplikasi yang kamu buat atau gunakan.<\/p>\n<p>Jawaban: ______________________________________________________________________________<\/p>\n<p>______________________________________________________________________________<\/p>\n<p><em>Kerjakan di buku tugas, boleh juga difoto\/diketik dan dikumpulkan melalui link\/aplikasi yang diinformasikan guru. Disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang diinstruksikan atau disepakati.<\/em><\/p>\n<\/div>\n<a href=\"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/2023\/08\/28\/informatika-kelas-x-semester-gasal\/#bab2\" class=\"shortc-button medium purple  \">Informatika Kelas X<\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Informatika Kelas X \u2014 Bab 2: Berpikir Komputasional Bagian B: Pencarian (Searching) Pengampu : Zuli Irawanto, ST \ud83c\udfaf Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu: Menjelaskan pengertian pencarian (searching) data. Membedakan cara kerja Pencarian Berurutan (Sequential\/Linear Search) dan Pencarian Biner (Binary Search). Menjelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode pencarian. Memberikan contoh penerapan pencarian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21097,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1128,1582],"tags":[],"class_list":["post-9729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informatika","category-informatika-kelas-x"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9729"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9729\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2kulonprogo.sch.id\/m2kp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}