Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo berkolaborasi dengan Polres Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ketertiban berlalu lintas dan berkendara bermotor bagi para siswa kelas X. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan pada Kamis, 22 januari 2026.
Dari Polres Kulon Progo hadir IPDA Bambang Suryono, S.H., selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Kulon Progo sebagai narasumber utama. Ia didampingi oleh Brigadir Muhammad Rizki Ardhi, S.H., dan Briptu Yustika Rafiq Ramadhan, S.H. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini sekaligus membangun karakter disiplin dan tanggung jawab siswa sebagai pengguna jalan.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Kulon Progo atas sinergi dan kepedulian terhadap keselamatan generasi muda, khususnya para pelajar.
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Madrasah memiliki tanggung jawab tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan keselamatan peserta didik. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap H. Riza Faozi.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.
“Kami berharap ilmu dan pemahaman yang diperoleh hari ini benar-benar dipraktikkan, sehingga para siswa dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” tambahnya.
Dalam paparannya, IPDA Bambang Suryono, S.H., menyampaikan keprihatinan pihak kepolisian terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kulon Progo yang melibatkan anak-anak muda.
“Kami dari kepolisian merasa prihatin karena berdasarkan data, kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo cukup banyak melibatkan generasi muda, termasuk pelajar. Hal ini menjadi perhatian serius kami agar tidak terus berulang,” jelasnya.
IPDA Bambang Suryono menekankan pentingnya pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Ia menyampaikan sejumlah materi pokok, di antaranya kewajiban pengemudi saat berkendara, berkendara secara wajar dan beretika, mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda, serta kewajiban mematuhi persyaratan teknis kendaraan yang laik jalan.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta pengaturan dan gerakan lalu lintas di jalan raya.
“Harapan kami, setelah mengikuti penyuluhan ini, para siswa tidak hanya paham aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mematuhinya. Tertib berlalu lintas adalah kunci utama keselamatan,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tampak aktif bertanya dan menanggapi materi yang disampaikan. Suasana semakin semarak ketika pihak Polres Kulon Progo menyiapkan doorprize bagi siswa yang aktif berpartisipasi selama sesi tanya jawab.
Usai kegiatan penyuluhan, jajaran Polres Kulon Progo bersama pihak madrasah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor milik siswa. Siswa yang kedapatan memiliki kendaraan yang tidak sesuai ketentuan diberikan pembinaan secara humanis dan edukatif sebagai bentuk upaya pencegahan.
Pembina OSIS MAN 2 Kulon Progo, Siamri, S.Sn., yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pembinaan karakter siswa.
“Kegiatan ini sangat positif dan edukatif. Siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pembinaan langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian siswa terhadap keselamatan berlalu lintas,” tutur Siamri.
Mengakhiri acara, IPDA Bambang Suryono, memberikan bantuan berupa dua set pembatas jalan kepada MAN 2 Kulon Progo, untuk digunakan oleh PKS dan Satpam saat memasuki dan keluar dari Madrasah. (gia)