Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menjadi narasumber dalam Podcast MAN 2 Kulon Progo yang digelar di Ruang Podcast Workshop Teknik Audio Video (TAV) Gedung Keterampilan Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo di Jalan Pahlawan Hotakan Panjatan pada Kamis, 15 Januari 2025.
Podcast tersebut dipandu oleh Alya Putri Damayanti sebagai host, dengan kru podcast yang seluruhnya merupakan siswa-siswi MAN 2 Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik, kreativitas, serta pengembangan keterampilan komunikasi dan literasi digital peserta didik.

Dalam suasana santai namun penuh makna, podcast ini mengangkat tema kepemimpinan, perjalanan karier, serta visi pengembangan MAN 2 Kulon Progo ke depan. Sejumlah pertanyaan strategis diajukan oleh host dan dijawab secara reflektif oleh Kepala Madrasah.
Menjawab pertanyaan pertama terkait perjalanan karier sebelum menjadi kepala madrasah, H. Riza Faozi menyampaikan bahwa proses panjang sebagai pendidik dan pengelola madrasah menjadi bekal penting dalam memahami dinamika pendidikan. Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya dalam memimpin dengan pendekatan kolaboratif, humanis, dan berorientasi pada layanan pendidikan yang bermutu.
Terkait amanah sebagai Kepala MAN 2 Kulon Progo, ia mengungkapkan bahwa rasa syukur dan tanggung jawab besar menjadi hal pertama yang terlintas. Menurutnya, kepemimpinan di madrasah bukan sekadar jabatan struktural, tetapi amanah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, religius, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Menjawab pertanyaan tentang peran madrasah dalam memberi ruang bagi minat dan bakat siswa, ia menegaskan bahwa MAN 2 Kulon Progo berkomitmen membuka seluas-luasnya ruang ekspresi peserta didik, baik melalui kegiatan akademik, nonakademik, organisasi, maupun program keterampilan seperti Teknik Audio Video, tata busana, robotik, seni, dan bidang lainnya. Podcast yang digarap oleh siswa ini, menurutnya, merupakan contoh nyata kepercayaan madrasah kepada potensi peserta didik.

Saat ditanya mengenai perubahan yang ingin diwujudkan dalam 3–5 tahun ke depan, Kepala Madrasah menekankan pentingnya penguatan budaya mutu, transformasi digital pembelajaran, peningkatan prestasi siswa, serta pengembangan sarana prasarana yang ramah anak dan inklusif. Ia berharap MAN 2 Kulon Progo semakin dikenal sebagai madrasah unggul yang berkarakter, berprestasi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu, menjawab pertanyaan khusus terkait event terdekat MAN 2 Kulon Progo dalam rangkaian Hari Lahir (Harlah), moderator menyampaikan bahwa madrasah tengah menyiapkan sejumlah agenda, antara lain kegiatan religius, lomba-lomba siswa, pentas seni, bakti sosial, hingga kegiatan yang melibatkan partisipasi alumni dan masyarakat sebagai wujud syukur dan refleksi perjalanan madrasah.
Kegiatan podcast ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Selain menjadi media publikasi madrasah, podcast tersebut juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengasah keterampilan produksi media, kerja tim, serta komunikasi publik. (gia)