Rabu, 14 Januari 2026

MAN 2 Kulon Progo Gelar Penguatan Peran dan Tugas Guru Pegawai Bersama Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo menggelar kegiatan Penguatan Peran, Tugas, dan Fungsi Guru dan Pegawai pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo dan diikuti oleh seluruh guru serta pegawai madrasah.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.S.I., sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan materi bertajuk “Strategi Mewujudkan Madrasah Jogja Istimewa.”

Dalam paparannya, H. Sidik Pramono menjelaskan bahwa madrasah kemarin merupakan madrasah yang berjalan dalam rutinitas kebiasaan yang dibangun secara berkelanjutan. Kebiasaan tersebut, menurutnya, sering kali membentuk zona nyaman yang sangat kuat. Namun, tantangan madrasah hari ini menuntut adanya perubahan paradigma.

“Madrasah hari ini adalah madrasah yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan kekinian. Terlebih di Daerah Istimewa Yogyakarta, kita mengarah pada Madrasah Jogja Istimewa dengan indikator nyaman, berkualitas, dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kemampuan madrasah untuk beradaptasi dengan berbagai regulasi baru, di antaranya KMA Nomor 1503 Tahun 2025, khususnya yang berkaitan dengan Penguatan Moderasi Beragama, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan ekoteologi.

Pada aspek madrasah berkualitas, H. Sidik Pramono menjelaskan bahwa hal tersebut sangat berkaitan dengan kontrak prestasi kepala madrasah, ketersediaan dan kualitas sarana prasarana, manajemen yang efektif dan efisien, lingkungan madrasah yang bersih dan sehat, serta terbangunnya kerja sama yang efektif antar seluruh pemangku kepentingan, baik guru maupun pegawai.

Sementara itu, pada aspek daya saing, ia menegaskan pentingnya prinsip “al-adab fauqal ilmi”, yakni menempatkan adab di atas ilmu. Pendidikan madrasah harus mampu melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik dan non-akademik, berkarakter kuat, berakhlak karimah, santun dalam bersikap, serta memiliki kesempatan yang lebih baik dalam meraih masa depan. Pengembangan spiritual, inovasi, dan penguatan branding madrasah juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing madrasah.

Menutup paparannya, H. Sidik Pramono mengajak seluruh guru dan pegawai MAN 2 Kulon Progo untuk bersama-sama mengorganisasi kebaikan. “Mari kita bergerak bersama, mengorganisasi kebaikan, dan menyatukan langkah untuk mencapai tujuan bersama demi kemajuan madrasah,” pungkasnya.

Bagikan pada...

Lihat juga

Kiprah Ekstrakurikuler Seni Tari MAN 2 Kulon Progo Kian Bersinar di Berbagai Event

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Ekstrakurikuler seni tari MAN 2 Kulon Progo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *