Senin, 5 Januari 2026

Tinjau PHTC MAN 2 Kulon Progo, Wamenag RI Borong Produk Ecoprint dan Karya Siswa Tata Busana

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Romo Muhammad Syafi’i, memborong berbagai produk kebanggaan siswa program keterampilan tata busana MAN 2 Kulon Progo berupa ecoprint, ecotik, perpaduan ecoprint dan batik, serta karya busana kreatif lainnya saat melakukan kunjungan ke MAN 2 Kulon Progo, Minggu, 4 Januari 2026. Aksi tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata Wamenag terhadap kreativitas, inovasi, dan kualitas karya peserta didik madrasah berbasis keterampilan.

Wamenag menyampaikan bahwa produk-produk karya siswa MAN 2 Kulon Progo menunjukkan potensi besar madrasah dalam mengembangkan pendidikan vokasional yang bernilai ekonomi, berwawasan lingkungan, dan berakar pada kearifan lokal. Ia menilai ecoprint dan ecotik yang dikembangkan siswa tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mencerminkan karakter, ketekunan, dan daya saing generasi muda.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenag didampingi Ibu Maya Suhasni Siregar, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Dr. Ahmad Bahiej dan Ibu Dr. Hj. Ening Herniti Bahiej, serta unsur Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan jajaran Kementerian Agama. Rombongan disambut dengan tari penyambutan Nawung Sekar dan pengalungan syal ecoprint karya siswa sebagai simbol penghormatan dan kebanggaan atas produk lokal madrasah.

Selain mengapresiasi karya siswa, Wamenag juga meninjau pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Sarana dan Prasarana MAN 2 Kulon Progo. Ia menegaskan bahwa penguatan sarana prasarana harus berjalan seiring dengan pengembangan keterampilan peserta didik agar madrasah mampu mencetak lulusan yang berakhlak, terampil, dan berdaya saing.

Pada kesempatan yang sama, jajaran Kementerian Agama DIY dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyampaikan dukungan terhadap penguatan MAN 2 Kulon Progo sebagai madrasah berbasis keterampilan serta pengembangan MAKN Kulon Progo. Madrasah dinilai memiliki peran strategis dalam menumbuhkan potensi sumber daya manusia daerah melalui pendidikan keagamaan yang dipadukan dengan keterampilan dan muatan lokal.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemotongan pita, penandatanganan testimoni, serta penyerahan proposal pengembangan kelembagaan. Acara diakhiri dengan peninjauan langsung ruang PHTC dan hasil revitalisasi ruang kelas baru.

Melalui kunjungan ini, MAN 2 Kulon Progo diharapkan semakin mantap menjadi madrasah unggulan yang tidak hanya kuat secara akademik dan keagamaan, tetapi juga produktif, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. (gia)

 

Bagikan pada...

Lihat juga

Perkuat Karakter Peserta Didik, MAN 2 Kulon Progo Gelar Rakor Guru Kokurikuler Pengganti P5RA

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Sebagai upaya berkelanjutan dalam penguatan karakter peserta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *