Bantul (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (PZI) MAN 2 Kulon Progo memberikan pendampingan intensif kepada MAN 3 Bantul yang tengah berjuang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pendampingan tersebut berlangsung dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pendampingan Pembangunan Zona Integritas di Aula MAN 3 Bantul, yang diikuti oleh seluruh anggota Tim Kerja PZI MAN 3 Bantul.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi MAN 3 Bantul untuk meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan berbagai komponen Pembangunan Zona Integritas, terutama dalam penyusunan eviden dan penguatan komitmen pelayanan publik.
Kepala MAN 3 Bantul, Dr. Suyanto, M.S.I., M.Pd., membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Tim PZI MAN 2 Kulon Progo.
βKami mengucapkan terima kasih kepada Tim PZI MAN 2 Kulon Progo yang telah berkenan hadir dan menjadi narasumber pada kegiatan ini. Pengalaman dan keberhasilan MAN 2 Kulon Progo dalam membangun Zona Integritas menjadi inspirasi bagi kami. Semoga ilmu, praktik baik, dan pendampingan yang diberikan dapat memperkuat langkah MAN 3 Bantul dalam meraih predikat WBK,β ujar Suyanto.

Sebagai narasumber utama, Ketua Tim Kerja PZI MAN 2 Kulon Progo, Drs. Amir Ma’ruf, M.A., menyampaikan materi mengenai urgensi serta manfaat Pembangunan Zona Integritas bagi satuan pendidikan. Dalam pemaparannya, Amir menegaskan bahwa ZI bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan proses nyata memperbaiki layanan kepada masyarakat.
βPembangunan Zona Integritas adalah upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Yang paling penting adalah adanya perbaikan nyata dari waktu ke waktu. Kekurangan pada masa lalu harus diperbaiki dengan bukti yang jelas, baik bukti tertulis maupun foto kegiatan. Dengan demikian, budaya kerja menjadi lebih tertata, transparan, dan akuntabel sehingga menghasilkan pelayanan prima,β tegas Amir Maβruf.
Ia kemudian menjelaskan secara rinci tahapan pelaksanaan ZI di MAN 2 Kulon Progo, mulai dari pembentukan tim, penyusunan rencana kerja, pemenuhan enam area perubahan, hingga strategi pengumpulan dan penyusunan eviden yang sesuai standar penilaian.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pengisian eviden untuk seluruh area perubahan, mulai dari Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, hingga Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Tim PZI MAN 2 Kulon Progo mendampingi setiap kelompok kerja (pokja) secara langsung untuk memastikan eviden yang disusun akurat, lengkap, dan relevan.

Wakil Kepala Bidang Humas MAN 3 Bantul, Sumiyati, S.Pd., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini sangat bermanfaat bagi seluruh tim. βPendampingan dari MAN 2 Kulon Progo membuka wawasan kami tentang standar eviden dan praktik baik yang harus kami terapkan. Pendekatan yang sistematis dan contoh konkret yang diberikan sangat membantu kami memperbaiki kekurangan. Kami merasa lebih percaya diri untuk melangkah menuju WBK,β ungkapnya.
Sementara itu, salah satu anggota Tim Kerja PZI MAN 3 Bantul, Dra. Hj. Cholif Diniawati, M.Pd., turut menyampaikan kesan dan manfaat yang ia rasakan. βKami mendapatkan banyak ilmu baru, khususnya tentang bagaimana menyusun eviden yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan. Penjelasan yang runtut dan pendampingan langsung sangat memudahkan kami memahami apa yang harus dilakukan di setiap area perubahan. Kegiatan ini benar-benar memberikan dorongan bagi kami untuk bekerja lebih baik,β tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Bantul berharap dapat semakin siap dalam mengikuti proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. (gia)